Hasil dari pesan tersebut membuat Timnas Iran U-17 bermain secara menakjubkan saat babak kedua. Mereka membalikkan ketertinggalan 2-0 untuk membuat catatan dengan keberhasil yang tak terduga dalam sejarah Piala Dunia U-17.
Brasil sesungguhnya mengawali laga dengan baik. Mereka sempat unggul lebih dulu lewat Rayan pada menit ke-28. Selanjutnya, gol bunuh diri pemain Iran, Abolfazl Zamani Ahmadabad memperbesar keunggulan Brasil pada menit 45+1.
Demi keselamatan para pemain dan ofisial, wasit akhirnya menunda pertandingan tersebut. Sebelum dihentikan, kedua tim bermain sama kuat tanpa gol. “Pertandingan ditunda karena kondisi hujan lebat dan petir,” ungkap LOC Piala Dunia U-17 2023. “Laga akan dimulai lagi sesegera mungkin.”
Inggris memperoleh peluang pada menit ketiga melalui sontekan Lewis-Skelly Myles, namun masih dapat dipatahkan kiper Kaledonia Baru, Kutran. Sepakan keras dari Jayden Meghoma pada menit kelima juga masih mampu diblok barisan pertahanan lawan.
Pertahanan tim Merah Putih terus diuji oleh serangan gencar dari Ekuador selama pertandingan. Meski Timnas U-17 Indonesia mengalami tekanan kuat, hasilnya cukup baik karena Ekuador hanya berhasil mencetak satu gol ke gawang.
Daya juang anak asuh Bima Sakti itu memang layak mendapatkan acungan jempol. Apalagi, Garuda Muda sempat unggul lebih dulu berkat gol Arkhan Kaka pada menit ke-22.
Dikutip dari laman Sekretariat Kabinet RI pada Jumat (10/11), Jokowi menjelaskan bahwa pembicaraan mengenai komitmen untuk memulai perubahan dalam sepak bola Indonesia telah mendapat dukungan penuh dari Presiden FIFA Giovanni Vincenzo Infantino.
Acara pembukaan yang dihadiri Presiden RI, Joko Widodo, Presiden FIFA, Gianni Infantino, dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, itu menyajikan hiburan berupa permainan lampu, modern dance, dan duet dua artis ternama Indonesia, Aurelie Moeremans dan Wika Salim.
Menurut Gianni, besarnya populasi Indonesia serta semangat dan kecintaan penduduknya terhadap sepak bola, menjadi modal penting yang harus terus dikembangkan untuk memajukan dunia sepak bola.
Sejarah itu tentu bakal semakin sempurna ditorehkan jika Ekuador U-17, sang lawan perdana, bisa ditumbangkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, malam ini. Meski memang itu tidak akan mudah.