Bagaimana tidak, dalam keadaan mabuk ia menggunakan pisau berupaya menikam seorang pemuda berinisial DP yang ketika itu hendak membeli parfum. Ia terus menyerang dan mengejar hingga akhirnya pemuda yang belum diketahui i
Mereka menuntut agar tahanan dari kelompok Dang yang sebelumnya ditangkap oleh aparat keamanan segera dibebaskan tanpa syarat. Namun, hal ini sulit untuk diwujudkan lantaran para tahanan yang tercatat telah memenuhi unsu
Dijelaskan, kejadian bermula dari kesalahpahaman antara teman korban diduga berinisial RBAY dengan saksi 1 berinisial AVM dan saksi 2 berinisial FBM di dalam bar. Salah paham itu kemudian memicu kontak fisik dan sempat d
Kata Kapolres, penangkapan itu dilakukan pada tanggal 6 Januari 2026. Tiga orang diantaranya ditangkap sebagai saksi, sedangkan tiga orang lainnya merupakan terduga pelaku. "Alhamdulillah tiga hari yang lalu sudah kita a
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, hampir sebagian besar wilayah di kota Timika tidak lagi dialiri air bersih pasca seremoni peluncuran yang dilakukan pada 12 Juli 2025. Padahal, banyak dari masyarakat yang s
Hal ini berdasarkan hasil pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Mimika bersama masing-masing pihak yang berkonflik secara terpisah dan kedua belah pihak telah sepakat untuk berdamai.
Kepolisian Sektor Kuala Kencana yang menerima laporan tersebut langsung menuju ke lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta mengevakuasi korban ke Rumah Sakit.
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy O
Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki mengatakan, ritual pembakaran mayat ini diambil oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak karena kedua belah pihak baik kubu Dang maupun kubu Newegalen menlak untuk bertanggungja
Kapolsek mengatakan bahwa sebelum kejadian, aparat sempat memasuki area perang dan melakukan pembongkaran terhadap tenda-tenda pendukung perang. Saat itu, korban yang diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) me
Menurutnya, kondisi keamanan di rumah dinas pejabat maupun di lingkungan Kantor DPRK Mimika sudah sangat memprihatinkan. Karena itu, kata Primus perlu adanya evaluasi secara menyeluruh terhadap seluruh Satuan Pengamanan