Apalagi fakultas Kedokteran dan fakultas tersebut juga bukan hanya Uncen yang menentukan, tetapi ada juga asosiasi yang terlibat didalamnya. Dia menegaskan, profesi dokter ini akan menghasilkan lulusan profesional yan
  Dia mengatakan, dari jumlah 800 lebih tersebut, yang paling banyak mendaftar di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan jumlah sebanyak 160 mahasiswa. Kemudian yang paling sedikit itu ada di Fakultas Ilmu
Selain itu mereka juga menuntut agar perlu dilakukan sosialisasi terkait dengan pemberlakuan aturan aturan yang baru. Aturan baru yang belum sepenuhnya dipahami ini meminculkan isu ratusan calon dokter muda terancam DO d
  Diketahui, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Komite Pimpinan Pusat Forum Independen Mahasiswa West Papua (FIM-WP) melakukan aksi demo tolak Freeport Indonesia, aksi itu digelar di Ekspo waena dan perumnas III Wa
 Turut hadir dalam peresmian ini, Kepala RSUD Er Dabi Kabupaten Yalimo dr. Natan, Kabag Kesra Kabupaten Yalimo Natan Mabel, Anggota DPR Papua Pegunungan Nahom Mabel.SH, Anggota DPR Kabupaten Yalimo Edi Fikanon, Edi Pey
  Dia menyebut, golongan satu bagi mahasiswa yang tergolong kurang mampu, itu sekitar Rp 500 ribu.Jadi ada subsidi silang antara mereka yang mampu dan mereka yang kurang mampu. Kemudian ada kriteria-kriteria yang dilakukan, sehingga ada 10 golongan itu untuk pembayaran UKT mahasiswa.
Disini mahasiswa menuntut pencabutan UU TNI UU TNI yang dinilai bertentangan dengan prinsip demokrasi dan berpotensi mengancam hak-hak sipil. Para demonstran tiba menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, dengan sebagian mengenakan almamater kuning-biru sementara lainnya memakai pakaian bebas.
  Aksi dilakukan dengan memasang 1 spanduk penolakan terhadap RUU TNI serta membagi-bagikan selebaran kepada para pengendara motor maupun pengemudi mobil yang berhenti ditraffic light tersebut.
  Dia mengatakan, pihak BCA sendiri juga telah melakukan pendampingan terhadap sejumlah mahasiswa yang mendapatkan beasiswa itu. Mereka akan mendapatkan beasiswa sampai menyelesaikan kuliah dan tentunya mereka juga harus berprestasi.
  Karena itu, Jose Ohee membuka kegiatan pelatihan tenaga kerja, tapi fokusnya di soft skill, mulai dari bagaimana melamar pekerjaan dan bersaing di dunia pekerjaan. "Jadi karena anak-anak Papua ini selalu kalah, misalnya mau membuat lamaran pekerjaan tidak tahu caranya yang benar bagaimana. Karena tidak ada yang kasih tahu," ujarnya.