Diketahui, Pemerintah Kabupaten Keerom bersama dengan TNI/Polri sedang gencar melawan peredaran ganja di Kabupaten Keerom. Berbagai upaya terus dilakukan, seperti penangkapan, penindakan serta sosialisasi.
Pemerintah dan TNI/Polri tidak sendirian, organisasi Granat Keerom juga intens memerangi ganja dengan menyambangi pihak-pihak sekolah tingkat SD, SMP dan SMA untuk memberikan edukasi terkait bahayanya ganja di kalangan pelajar.
Kapolsek Web Ipda Winarno menjelaskan sambang dan pemberian tali asih yang dilakukan oleh Polsek Web merupakan silaturahim agar tetap terjaga hubungan yang baik antara warga masyarakat dan personel Polri.
“Tiga OPD baru tersebut adalah Dinas Pendapatan Daerah yang awalnya digabung di Keuangan sekarang berdiri sendiri. Kemudian Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak yang bergabung di Dinas Sosial berdiri sendiri. Ketiga adalah Dinas Perpustakaan Arsip,” ungkap Sekda Indra pada pekan lalu.
Ortizan dan Manu sapaan akrab Imanuel Wanggai mendapatkan pinangan dari klub Liga 3 asal Negeri Tapal Batas, Persiker Keerom. Keduanya akan saling bahu membahu untuk menukangi Persiker di pentas sepak bola kasta ketiga tanah air.
Dalam kegiatan tersebut, Kasi Propam Ipda Heri Yanto melakukan pemeriksaan setiap personel Polsek meliputi sikap, tampang, kedisiplinan, senpi, kelengkapan identitas dan kelengkapan kendaraan dinas personel di Polsek tersebut.
Dalam kegiatan ini, Bhayangkari Cabang Keerom dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Keerom Evelyn Christian Aer, didampnggi Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Keerom Louisa Kalahatu bersama Bhayangkari Pengurus Cabang Keerom lainnya.
Dengan kondisi area yang dataran tinggi dan angin yang kencang, conder pondasi patung harus dianalisis secara detail sehingga nantinya dasarnya bisa kuat dan kokoh.
Adapun persyaratan calon pemain Persiker di antaranya, sehat jasmani dan rohani, kelahiran 1 Januari 2001 – 1 Desember 2005, 7 orang dengan usia bebas, membawa perlengkapan sepakbola dan akomodasi ditanggung pemain.