Plt Kepala DPMK Kabupaten Jayawijaya, Lepinus Gombo, SPd, MSi menyatakan, pihaknya mendorong kampung yang lain agar bisa menggunakan dana desa seperti Kampung Wamusage, sebab pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selain meningkatkan koordinasi dan sinergitas dalam pencegahan narkoba, BNNK juga langsung mengajak para lurah dan kepala kampung melakukan pemeriksaan urine. Pemeriksaan dilakukan bersamaan dengan pertemuan koordinasi yang digelar Rabu (23/8) di Hotel Grand Tembaga.
Penjabat Wali Kota Jayapura, Dr. Frans Pekey, M.Si., dalam sambutanya mendorong perlu adanya peningkatan geliat pariwisata di kota Jayapura salah satunya dengan dilakukannya perlombaan desa wisata di antara 14 kampung yang ada di kota Jayapura itu.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat kampung kota Jayapura, Makzi L. Atanay mengungkapkan, kehadiran badan usaha milik kampung di sejumlah kampung ini belum memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli kampung, sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi ekonomi kampung.
Ratusan Warga Kampung Woogi, Distrik Silokarno Doga meminta kepada Pemkab Jayawijaya agar segera membatalkan SK pengangkatan Plh Kepala Kampung Woogi, Urius Paragaye karena dinilai tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
‘’Mulai tahun ini kami mendorong seluruh kampung untuk menggunakan aplikasi Digides, untuk memberikan kemudahan bagi para kepala kampung dan aparatnya dalam pengelolaan dana kampung ini,’’ kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Merauke Drs. Daud Hollenger, M.Pd, ketika ditemui media ini, Kamis (27/7).
Acara tersebut digagas oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Keerom. Turut hadir Kepala Kemenag Keerom Yohanes Nahak, Ketua LPTQ Keerom, Andi Rahman Nonsy, Ketua FKUB Keerom, Nursalim Arrozy, Kepala Kampung Yuwanain Abdul Gofar, Ormas Islam, tokoh masyarakat.
Menurut Wakil Koordinator Astra Group Pqpua, Mohammad Nur Iman menjelaskan bahwa, ini bukan kali pertama, menjadi Kampung binaan Astra, Kampung Enggros sudah 5 tahun.
Akibat dari ketidaaan kemampuan para kepala kampung tersebut kata Elkanus Rumpaidus pihaknya sangat kerepotan dalam mengkoordinasikan tugas-tugas dan tanggungjawab yang harus dikerjakan para kepala kampung. Ahkhirnya banyak sekali program dan kegiatan pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di kampung tidak berjalan meskipun anggarannya tersedia.