Friday, April 4, 2025
25.7 C
Jayapura

Pemprov Papua Tingkatkan Pembangunan Pemancar

JAYAPURA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Komunikasi dan Informatika setempat terus meningkatkan pembangunan pemancar siaran di wilayah yang termasuk dalam kawasan blank spot atau suatu titik lokasi yang belum mendapatkan jaringan telekomunikasi dengan kata lain tidak tercover oleh menara telekomunikasi dan perangkatnya yaitu BTS (Base Transceiver Station).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Jery Yudianto di Jayapura, Senin (9/5), mengatakan pihaknya secara bertahap akan terus berupaya menjangkau kawasan blank spot agar semua warga bisa mengakses siaran digital.

“Tahun ini saja TVRI sudah mulai membangun beberapa pemancar di beberapa titik, kami tetap akan berupaya, tetapi nanti penyelenggara multipleksing akan memperluas jangkauan siarannya,” katanya.

Baca Juga :  Paslon dan Parpol Diminta Siapkan Berkas Persyaratan Calon

Menurut Jery, mengenai kualitas siaran digital kini sudah sangat baik atau tidak kalah dengan siaran TV berbayar.

“Hanya pakai antena dalam sebenarnya sudah bisa tangkap siaran dengan kualitas yang bagus tapi tergantung daerahnya bisa terjangkau siaran digital atau tidak,” ujarnya.

Dia menjelaskan selain di daerah pegunungan yang belum memiliki jaringan, di wilayah Kota Jayapura pun masih banyak kawasan yang belum bisa menerima siaran digital.

“Sejumlah wilayah di Kota Jayapura di antaranya seperti di kawasan Kelurahan Tanjung Ria, Organda dan beberapa titik lainnya hingga kini masih belum terjangkau siaran digital,” katanya lagi.

Dia menambahkan untuk itu daerah-daerah yang belum mendapatkan siaran analog dipastikan tidak bisa mendapat siaran digital hal tersebut dikarenakan keterbatasan jangkauan pemancaran siaran.

Baca Juga :  Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Bukan Tugas Polisi dan Satgas Saja

“Solusinya memang ke depan ada program melalui Kementerian Kominfo akan membangun pemancar-pemancar siaran untuk daerah blank spot,” ujarnya lagi. (Antara/gin)

JAYAPURA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Komunikasi dan Informatika setempat terus meningkatkan pembangunan pemancar siaran di wilayah yang termasuk dalam kawasan blank spot atau suatu titik lokasi yang belum mendapatkan jaringan telekomunikasi dengan kata lain tidak tercover oleh menara telekomunikasi dan perangkatnya yaitu BTS (Base Transceiver Station).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Jery Yudianto di Jayapura, Senin (9/5), mengatakan pihaknya secara bertahap akan terus berupaya menjangkau kawasan blank spot agar semua warga bisa mengakses siaran digital.

“Tahun ini saja TVRI sudah mulai membangun beberapa pemancar di beberapa titik, kami tetap akan berupaya, tetapi nanti penyelenggara multipleksing akan memperluas jangkauan siarannya,” katanya.

Baca Juga :  Awal yang Baik Sambut PON di Papua

Menurut Jery, mengenai kualitas siaran digital kini sudah sangat baik atau tidak kalah dengan siaran TV berbayar.

“Hanya pakai antena dalam sebenarnya sudah bisa tangkap siaran dengan kualitas yang bagus tapi tergantung daerahnya bisa terjangkau siaran digital atau tidak,” ujarnya.

Dia menjelaskan selain di daerah pegunungan yang belum memiliki jaringan, di wilayah Kota Jayapura pun masih banyak kawasan yang belum bisa menerima siaran digital.

“Sejumlah wilayah di Kota Jayapura di antaranya seperti di kawasan Kelurahan Tanjung Ria, Organda dan beberapa titik lainnya hingga kini masih belum terjangkau siaran digital,” katanya lagi.

Dia menambahkan untuk itu daerah-daerah yang belum mendapatkan siaran analog dipastikan tidak bisa mendapat siaran digital hal tersebut dikarenakan keterbatasan jangkauan pemancaran siaran.

Baca Juga :  KPU Papua Tengah: Tidak Ada Calon Perseorangan di Papua Tengah 

“Solusinya memang ke depan ada program melalui Kementerian Kominfo akan membangun pemancar-pemancar siaran untuk daerah blank spot,” ujarnya lagi. (Antara/gin)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya