Friday, April 4, 2025
31.7 C
Jayapura

Pemain Muda Bertalenta Kanada Cari Pengalaman di Piala Dunia U-17 Indonesia

“Piala Dunia adalah puncak dari event sepak bola. Pemainan muda bertalenta kami sangat butuh pengalaman untuk naik level dalam perjalanan menuju yang tertinggi di tingkat global,” kata Olivieri yang juga menjabat sebagai Direktur Pembinaan Usia Muda Asosiasi Sepak Bola Kanada (CSA).

“Kami berharap tim bisa makin disiplin bermain secara kolektif dan bisa tampil lebih berani di Indonesia. Ini yang dibutuhkan bila ingin lolos dari penyisihan grup untuk kali pertama di Piala Dunia U-17,” ujarnya.

Lebih lanjut, Olivieri menuturkan bila mampu memenuhi target, maka keberhasilan tersebut akan membantu beberapa pemain muda bertalenta yang diprediksi bakal bersinar pada tahun-tahun mendatang saat sudah memasuki level senior.

Baca Juga :  Peningkatan SDM jadi Prioritas di RKP 2020

Skuad Kanada U-17 memang dihuni pemain bertalenta. Apalagi, mereka yang bermain di luar Kanada bisa bergabung dengan timnas. Olivieri sukses memboyong para pemain yang memperkuat klub-klub di AS, Prancis, Jerman, dan Polandia. Mereka bergabung para pemain dari klub lokal atau akademi klub.

Sepak bola Kanada, saat ini, memasuki generasi emas dengan kemunculan Alphonso Davies yang turut membawa Bayern Muenchen memenangi Liga Champions. Davies juga tercatat sebagai pemain termahal dalam sejarah Kanada.

Selain Davies, ada Jonathan David yang bergabung dengan klub Ligue 1 Prancis, Lille. Hampir semua pemain yang menjadi tulang punggung sudah bertebaran di liga Eropa dan AS.

Puncak keberhasilan Kanada saat lolos untuk pertama kali ke Piala Dunia 2022. Meski hanya bertahan sampai penyisihan grup, namun sepak bola Kanada sudah menorehkan prestasi dengan berlaga di turnamen sepak bola paling akbar di muka bumi. (*)

Baca Juga :  Intip 5 Deretan Rekor yang Dipecahkan Timnas Indonesia Usai Kandaskan Korsel

Sumber: PSSI        | Jawapos

“Piala Dunia adalah puncak dari event sepak bola. Pemainan muda bertalenta kami sangat butuh pengalaman untuk naik level dalam perjalanan menuju yang tertinggi di tingkat global,” kata Olivieri yang juga menjabat sebagai Direktur Pembinaan Usia Muda Asosiasi Sepak Bola Kanada (CSA).

“Kami berharap tim bisa makin disiplin bermain secara kolektif dan bisa tampil lebih berani di Indonesia. Ini yang dibutuhkan bila ingin lolos dari penyisihan grup untuk kali pertama di Piala Dunia U-17,” ujarnya.

Lebih lanjut, Olivieri menuturkan bila mampu memenuhi target, maka keberhasilan tersebut akan membantu beberapa pemain muda bertalenta yang diprediksi bakal bersinar pada tahun-tahun mendatang saat sudah memasuki level senior.

Baca Juga :  Papua Pegunungan Akan Gelar Liga 3

Skuad Kanada U-17 memang dihuni pemain bertalenta. Apalagi, mereka yang bermain di luar Kanada bisa bergabung dengan timnas. Olivieri sukses memboyong para pemain yang memperkuat klub-klub di AS, Prancis, Jerman, dan Polandia. Mereka bergabung para pemain dari klub lokal atau akademi klub.

Sepak bola Kanada, saat ini, memasuki generasi emas dengan kemunculan Alphonso Davies yang turut membawa Bayern Muenchen memenangi Liga Champions. Davies juga tercatat sebagai pemain termahal dalam sejarah Kanada.

Selain Davies, ada Jonathan David yang bergabung dengan klub Ligue 1 Prancis, Lille. Hampir semua pemain yang menjadi tulang punggung sudah bertebaran di liga Eropa dan AS.

Puncak keberhasilan Kanada saat lolos untuk pertama kali ke Piala Dunia 2022. Meski hanya bertahan sampai penyisihan grup, namun sepak bola Kanada sudah menorehkan prestasi dengan berlaga di turnamen sepak bola paling akbar di muka bumi. (*)

Baca Juga :  Ini Upaya PSSI Merayu Ipswich Town dan Cerezo Osaka

Sumber: PSSI        | Jawapos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya