Sunday, January 11, 2026
26.3 C
Jayapura

Tak Digelar Pesta Kembang Api Sebaagai Bentuk Empati Atas Bencana di Sumatera

BIAK – Polres Biak Numfor secara tegas mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melaksanakan pesta kembang api pada malam pergantian tahun 2025-2026. Hal ini ditegaskan Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, saat memimpin Apel Kesiapan Pengamanan dan Doa Bersama Lintas Agama di Lapangan Apel Mapolres Biak Numfor, Rabu (31/12).

Kapolres menyampaikan bahwa peniadaan pesta kembang api tersebut merupakan bentuk solidaritas dan empati mendalam bagi saudara-saudara di wilayah Sumatera yang saat ini tengah tertimpa musibah bencana alam. Beliau mengajak masyarakat untuk menundukkan kepala dan mengganti hura-hura dengan doa bersama agar para korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan.

Dalam arahannya, AKBP Ari Trestiawan menekankan agar momentum pergantian tahun ini diisi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat di rumah masing-masing. Masyarakat diminta untuk menghindari kerumunan yang berisiko, seperti konvoi kendaraan bermotor dan penggunaan petasan yang berbahaya. Selain demi keamanan, langkah ini diambil agar suasana kebatinan masyarakat tetap selaras dengan rasa duka yang sedang dialami sebagian warga negara Indonesia lainnya.

Baca Juga :  Gencarkan Program Keladi Sagu

BIAK – Polres Biak Numfor secara tegas mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melaksanakan pesta kembang api pada malam pergantian tahun 2025-2026. Hal ini ditegaskan Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan, saat memimpin Apel Kesiapan Pengamanan dan Doa Bersama Lintas Agama di Lapangan Apel Mapolres Biak Numfor, Rabu (31/12).

Kapolres menyampaikan bahwa peniadaan pesta kembang api tersebut merupakan bentuk solidaritas dan empati mendalam bagi saudara-saudara di wilayah Sumatera yang saat ini tengah tertimpa musibah bencana alam. Beliau mengajak masyarakat untuk menundukkan kepala dan mengganti hura-hura dengan doa bersama agar para korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan.

Dalam arahannya, AKBP Ari Trestiawan menekankan agar momentum pergantian tahun ini diisi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat di rumah masing-masing. Masyarakat diminta untuk menghindari kerumunan yang berisiko, seperti konvoi kendaraan bermotor dan penggunaan petasan yang berbahaya. Selain demi keamanan, langkah ini diambil agar suasana kebatinan masyarakat tetap selaras dengan rasa duka yang sedang dialami sebagian warga negara Indonesia lainnya.

Baca Juga :  Kapolda Papua dan Forkopimda Sarmi Tanam 500 Bibit Pohon

Berita Terbaru

Artikel Lainnya