YALIMO-Bupati Yalimo yang diwakli Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Yalimo, Paul Yare, SPd, melakukan kunjungan kerja di Kampung Wiledoma, Distrik Abenaho, Kabupaten Yalimo dalam rangka pembukaan selubung papan nama Sekolah Menengah Pertama (SMP) Yapesmi Wiledoma Wadanggu, Distrik Abenaho, pekan kemarin.
Rombongan Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Yalimo tiba di Kampung Wiledoma dan disambut hangat oleh masyarakat setempat.
Rombongan Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Paul Yare langsung meninjau gedung SMP dan lokasi gedung SMP Yapesmi yang akan dibangun dan sekaligus penyerahan lokasi baru, yang akan dibangun di Kapung Wiledoma, Distrik Abenaho.
Kampung Wiledoma Wadangku Distrik Abenaho ini merupakan wilayah perbatasan antara Kabupaten Jayawijaya dan Kabupaten Yalimo. Pihaknya berharap, dengan adanya sekolah ini maka anak-anak yang ada di wilayah perbatasan kedua kabupaten ini dapat bersekolah dengan baik.
Dikatakan, masyarakat Wadanggu yang berada di daerah perbatasan ini sangat merinduhkan pembangunan, karena itu, Pemerintah Kabupaten Yalimo membuka SMP di wilayah itu. Dari dulu Jayawijaya dan Yalimo belum pernah bangun sekolah di daerah perbatasan Wadanggu ini, tahun ini baru Pemkab Yalimo membuka SMP. “Masyarakat sangat antusias menerima kehadiran sekolah ini, pemerintah mohon dukungan dari masyarakat untuk menjaga dan merawat sekolah tersebut agar anak-anak bisa sekolah dengan baik,”harapnya.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Yapesmi Pdt. Tera Keno, STh menyampaikan terima kasih atas nama Gereja Jemaat Reformasi Papua bersama tiga denominasi gereja yaitu Katolik, Kingmi dan akan mendukung keberadaan SMP Yapesmi Sion Wadanggu.
“Mohon dukungan terhadap sekolah-sekolah yayasan yang ada di daerah Pegunungan untuk mengelola pendidikan dengan baik untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi anak-anak kita ke depan,”harapnya.
Sementara itu, Kepala Distrik Wadanggu, Daniel Logo menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemkab Yalimo yang telah membuka SMP Wadanggu ini, ini merupakan aspirasi masyarakat Wadanggu yang telah direspon pemerintah.(humas)