Kekalahan dari Uzbekistan dengan skor 0-2 menegaskan pentingnya keputusan yang diambil oleh wasit, terutama dalam situasi-situasi kontroversial seperti itu.
Pertandingan ini bukan hanya tentang meraih posisi tertinggi dalam turnamen, tetapi juga tentang memperebutkan tiket menuju Olimpiade Paris 2024. Timnas Indonesia U-23 harus memastikan kemenangan dalam pertandingan ini untuk memperbesar peluang lolos ke Olimpiade.
Di sisi lain, Irak U-23 juga tak kalah menentukan. Mereka akan memberikan perlawanan sengit untuk meraih posisi terbaik, dan pertarungan antara kedua tim ini diprediksi akan menjadi laga yang sengit dan penuh gairah.
Meski perhatian tertuju pada kehadiran Sivakorn Pu-Udom sebagai wasit VAR, kedua tim harus tetap fokus pada permainan mereka. Mereka harus mengabaikan faktor eksternal dan berkonsentrasi sepenuhnya pada taktik dan strategi yang telah mereka susun.
Dengan semangat dan kerja keras, semoga timnas Indonesia U-23 mampu mengatasi semua rintangan dan meraih kemenangan yang mereka harapkan. Hanya waktu yang akan menjawab bagaimana kelanjutan perjalanan mereka dalam perebutan peringkat ketiga Piala Asia U-23 2024, dan apakah Sivakorn Pu-Udom akan kembali menjadi pusat perhatian dalam laga ini. (*)
SUmber: Jawapos