Monday, January 5, 2026
26.3 C
Jayapura

Persipura Tidak Hadir ke Lapangan, itu Keputusan Manajemen

JAYAPURA – Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan bahwa keputusan manajer saat menghadapi Mandura United merupakan keputusan mutlak manajemen setelah melakukan koordinasi dengan Ketua Umum dan Komisaris.

“Kalau manajer bikin keputusan sendiri sebesar ini, tanpa diskusi dengan kita, maka sudah pasti kita pecat sejak awal,” ujar Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano, dalam keterangan di Jayapura, Kamis, (10/3).

Dikatakan, hal ini untuk menanggapi adanya informasi yang berkembang bahwa manejer tim, Bento Madubun yang mengambil keputusan sendiri saat Persipura tidak hadir melawan Madura United.

“Itu sama sekali tidak benar, sebelum keputusan dibuat, kami sudah berkoordinasi dan diskusi, Manejer menghubungi saya dan juga menghubungi Komisaris, jadi itu bukan keputusan personal atau pribadi, bukan sama sekali,” jelaskan orang nomor satu di Kota Jayapura itu.

Baca Juga :  Takuya Optimis Kembali ke Liga 1

“Sudah sering kita sampaikan, bahwa keputusan di Persipura itu kolektif, bukan pribadi, makanya keputusan Komdis itu kita banding, yang kita heran itu di dalam sidang Komdis itu sudah disampaikan bahwa itu bukan keputusan pribadi, itu keputusan bersama secara kolektif, kenapa Manejer disasar secara personal, kita kaget juga itu, ada apa ini,” ujarnya.

Tomi Mano juga menuturkan, bahwa manejer (Bento) memang orangnya sangat sangat vokal dalam menjunjung fair paly sepak boka tanah air.  “Jadi kalau ada pendapat seperti itu, saya pastikan itu pendapat yang salah dan menyesatkan, kami yang membuat keputusan secara bersama – sama,” tuturnya.

“Keputusan yang kita ambil pun punya dasar yang jelas, buktinya kan Komdis kasih hukuman ke LIB, kenapa LIB dihukum? Karena mereka salah dan langgar regulasi mereka sendiri, jadi kita ini diperlakukan tidak adil, dan kita menuntut ketidakadilan itu, itu saja,” kata Tomi Mano. (eri/wen)

Baca Juga :  Jajaki Bank Papua dan PTFI, Persipura Bakal TC di Timika

JAYAPURA – Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan bahwa keputusan manajer saat menghadapi Mandura United merupakan keputusan mutlak manajemen setelah melakukan koordinasi dengan Ketua Umum dan Komisaris.

“Kalau manajer bikin keputusan sendiri sebesar ini, tanpa diskusi dengan kita, maka sudah pasti kita pecat sejak awal,” ujar Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano, dalam keterangan di Jayapura, Kamis, (10/3).

Dikatakan, hal ini untuk menanggapi adanya informasi yang berkembang bahwa manejer tim, Bento Madubun yang mengambil keputusan sendiri saat Persipura tidak hadir melawan Madura United.

“Itu sama sekali tidak benar, sebelum keputusan dibuat, kami sudah berkoordinasi dan diskusi, Manejer menghubungi saya dan juga menghubungi Komisaris, jadi itu bukan keputusan personal atau pribadi, bukan sama sekali,” jelaskan orang nomor satu di Kota Jayapura itu.

Baca Juga :  Ali Nouri dan Jonathan Campbell Rekrutan Anyar Persipura

“Sudah sering kita sampaikan, bahwa keputusan di Persipura itu kolektif, bukan pribadi, makanya keputusan Komdis itu kita banding, yang kita heran itu di dalam sidang Komdis itu sudah disampaikan bahwa itu bukan keputusan pribadi, itu keputusan bersama secara kolektif, kenapa Manejer disasar secara personal, kita kaget juga itu, ada apa ini,” ujarnya.

Tomi Mano juga menuturkan, bahwa manejer (Bento) memang orangnya sangat sangat vokal dalam menjunjung fair paly sepak boka tanah air.  “Jadi kalau ada pendapat seperti itu, saya pastikan itu pendapat yang salah dan menyesatkan, kami yang membuat keputusan secara bersama – sama,” tuturnya.

“Keputusan yang kita ambil pun punya dasar yang jelas, buktinya kan Komdis kasih hukuman ke LIB, kenapa LIB dihukum? Karena mereka salah dan langgar regulasi mereka sendiri, jadi kita ini diperlakukan tidak adil, dan kita menuntut ketidakadilan itu, itu saja,” kata Tomi Mano. (eri/wen)

Baca Juga :  Persipura dan Persewar Sama-sama  Andalkan Pemain Lokal

Berita Terbaru

Artikel Lainnya