alexametrics
27.7 C
Jayapura
Sunday, May 22, 2022

PODSI Terkendala Peralatan Latihan

Ketua Harian Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Pengprov PODSI) Papua, Ganda P. Siregar,( FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA- Persatuan Cabang Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Papua, hingga saat ini terus fokus dalam menyiapkan atlet dayung menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX, Tahun 2020.

Namun dalam menyiapkan atlet potensial, Cabor Dayung menemui sedikit masalah pada peralatan latihan. Sehingga tidak maksimal dalam menyiapkan atlet potensial.

“Sebenarnya peralatan sudah kita ajukan, contohnya nomor slalom, kita punya atletnya, kita tidak punya peralatannya. Padahal kita akan jadi tuan rumah,” ungkap Ketua Harian Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Pengprov PODSI) Papua, Ganda P. Siregar kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Kantor KONI Papua, Rabu (8/5) kemarin.

Diketahui, cabang olahraga Dayung merupakan Cabor unggulan Papua. Selain cabor yang sering menyumbangkan medali emas bagi Papua, Dayung juga merupakan cabang olahraga yang mempertandingan banyak nomor dengan 42 nomor.

Baca Juga :  Persipura Segera Lakoni Latihan Perdana

Sehingga Ganda berharap, KONI Papua bisa memberikan perhatian lebih kepada cabang olahraga Dayung dalam penyiapan peralatan pertandingan.

“Untuk TC terpusat, kami dayung tidak muluk-muluk minta untuk keluar negeri atau tidak, karena harapan kami hanya peralatan itu yang kita perlukan,” ujarnya.

Ganda juga menerangkan, hingga saat ini ada 60 atlet yang sedang dipersiapakan dalam latihan baik dari dari segala nomor yang akan dipertandingkan di PON.

“Mereka akan disiapkan untuk 42 nomor pertandingan, jadi ada 42 medali yang akan di perebutkan. Dan untuk dayung sendiri di PON nanti kita belum bisa kita bicara target medali, karena sebagian atlet kita merupakan atlet baru, tapi kalau soal peluang pasti ada,” jelasnya.

Baca Juga :  11 Klub Ramaikan Rugby Papua Open

Meski masih terkendala dalam peralatan latihan, Ganda menjelaskan bahwa mereka tetap fokus dalam menyiapkan atlet. Bahkan ia menilai jika atletnya sudah masuk dalam TC terpusat.(eri/tho)

Ketua Harian Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Pengprov PODSI) Papua, Ganda P. Siregar,( FOTO : Erik / Cepos)

JAYAPURA- Persatuan Cabang Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Papua, hingga saat ini terus fokus dalam menyiapkan atlet dayung menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX, Tahun 2020.

Namun dalam menyiapkan atlet potensial, Cabor Dayung menemui sedikit masalah pada peralatan latihan. Sehingga tidak maksimal dalam menyiapkan atlet potensial.

“Sebenarnya peralatan sudah kita ajukan, contohnya nomor slalom, kita punya atletnya, kita tidak punya peralatannya. Padahal kita akan jadi tuan rumah,” ungkap Ketua Harian Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Pengprov PODSI) Papua, Ganda P. Siregar kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di Kantor KONI Papua, Rabu (8/5) kemarin.

Diketahui, cabang olahraga Dayung merupakan Cabor unggulan Papua. Selain cabor yang sering menyumbangkan medali emas bagi Papua, Dayung juga merupakan cabang olahraga yang mempertandingan banyak nomor dengan 42 nomor.

Baca Juga :  Jelang Jamu PSM, Jacksen Masuk RS

Sehingga Ganda berharap, KONI Papua bisa memberikan perhatian lebih kepada cabang olahraga Dayung dalam penyiapan peralatan pertandingan.

“Untuk TC terpusat, kami dayung tidak muluk-muluk minta untuk keluar negeri atau tidak, karena harapan kami hanya peralatan itu yang kita perlukan,” ujarnya.

Ganda juga menerangkan, hingga saat ini ada 60 atlet yang sedang dipersiapakan dalam latihan baik dari dari segala nomor yang akan dipertandingkan di PON.

“Mereka akan disiapkan untuk 42 nomor pertandingan, jadi ada 42 medali yang akan di perebutkan. Dan untuk dayung sendiri di PON nanti kita belum bisa kita bicara target medali, karena sebagian atlet kita merupakan atlet baru, tapi kalau soal peluang pasti ada,” jelasnya.

Baca Juga :  PB PON Jalan Santai dan Bersih Pantai

Meski masih terkendala dalam peralatan latihan, Ganda menjelaskan bahwa mereka tetap fokus dalam menyiapkan atlet. Bahkan ia menilai jika atletnya sudah masuk dalam TC terpusat.(eri/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/