Thursday, April 18, 2024
25.7 C
Jayapura

Pentingnya Makanan Bergizi Minggu Terakhir Puasa, Cegah Sakit Sambut Idul Fitri

Tak terasa puasa Ramadan sudah memasuki minggu terakhir. Kesehatan harus benar-benar dijaga dengan mengosumsi makanan bergizi dan cukup istirahat agar tetap fit menyambut hari raya Idul Fitri.

Dokter Gizi dr. Claresta Diella, M.Gizi, SpGK dari Prossi Klinik mengungkapkan,menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan perpaduan nutrisi yang tepat saat sahur maupun berbuka menjadi kunci utama untuk menjalankan ibadah puasa. Sebab, tanpa asupan yang tepat menyebabkan tubuh lemas dan mudah sakit. Terlebih di tengah dengan cuaca panas.

Lalu, apa saja langkah-langkahnya agar puasa tetap berjalan lancar dan tetap fit?

Pertama, Makanan Seimbang saat Sahur

Saat sahur, penting untuk memilih makanan yang memberikan energi tahan lama. Usahakan pilih Karbohidrat kompleks seperti oatmeal, roti gandum, atau nasi merah. Lalu lemgkapi denganprotein seperti telur, ikan, ayam, daging sapi rendah lemak, tahu, tempe, dan kacang-kacangan akan membantu menjaga kenyang dan energi sepanjang hari terlepas dari cuaca.

Baca Juga :  DBD Masih Mewabah di Timika

Sertakan juga serat dari sayuran dan buah-buahan untuk pencernaan yang sehat. Konsumsi buah yang kaya akan serat seperti semangka, melon, jeruk, kelapa, mentimun, dan timun suri merupakan pilihan yang tepat.

Sahur merupakan waktu untuk memberi energi pada tubuh untuk menjalani hari yang panas dan panjang tanpa makan dan minum. “Dengan memilih makanan & minuman yang tepat, tubuh dapat tetap terhidrasi dan bugar sepanjang hari,” papar dr. Claresta.

Kedua, Berbuka dengan Nutrisi

Saat berbuka usahakan untuk perbanyak konsumsi air putih dan kurma untuk mengembalikan kadar gula darah secara alami. Lalu, lengkapi menu berbuka makanan lengkap yang terdiri dari karbohidrat, protein hewani dan nabati serta sayur dan buah-buahan.

Perlu perhatikan juga proses pengolahan makanan dengan membatasi makanan yang digoreng. Hindari makanan yang terlalu berlemak atau manis berlebihan, karena ini dapat menyebabkan penurunan energi dan kantuk setelah berbuka.

Ketiga, Minum untuk Mencegah Dehidrasi

Baca Juga :  Simak! 5 Cara Tepat untuk Mengatur Pola Tidur Saat Puasa di Bulan Ramadan

Cuaca panas selama Ramadan dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Dokter Claresta Diella, melanjutkan, Selama berpuasa di bulan ramadhan, kita harus memastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi yaitu minimal 8 gelas perhari.

“Pemenuhan cairan tersebut dapat diterapkan dengan pola 2-4-2 yaitu minum 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas saat makan malam dan 2 gelas saat sahur,” dr. Claresta.

Salah satu alternatif minuman yang tepat untuk membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan memberikan rasa segar saat berpuasa adalah Larutan Penyegar Cap Kaki Tiga.

Larutan Cap Kaki Tiga mengandung beberapa bahan penting yang bermanfaat untuk sahur dan buka puasa, yaitu: Gypsum Fibrosum yang membantu mendinginkan tubuh, mengatasi panas dalam, dan dehidrasi, yang sering terjadi saat berpuasa; dan Calcitum, membantu mencegah kelelahan yang mungkin muncul selama berpuasa. (*)

Sumber: Jawapos

Tak terasa puasa Ramadan sudah memasuki minggu terakhir. Kesehatan harus benar-benar dijaga dengan mengosumsi makanan bergizi dan cukup istirahat agar tetap fit menyambut hari raya Idul Fitri.

Dokter Gizi dr. Claresta Diella, M.Gizi, SpGK dari Prossi Klinik mengungkapkan,menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dengan perpaduan nutrisi yang tepat saat sahur maupun berbuka menjadi kunci utama untuk menjalankan ibadah puasa. Sebab, tanpa asupan yang tepat menyebabkan tubuh lemas dan mudah sakit. Terlebih di tengah dengan cuaca panas.

Lalu, apa saja langkah-langkahnya agar puasa tetap berjalan lancar dan tetap fit?

Pertama, Makanan Seimbang saat Sahur

Saat sahur, penting untuk memilih makanan yang memberikan energi tahan lama. Usahakan pilih Karbohidrat kompleks seperti oatmeal, roti gandum, atau nasi merah. Lalu lemgkapi denganprotein seperti telur, ikan, ayam, daging sapi rendah lemak, tahu, tempe, dan kacang-kacangan akan membantu menjaga kenyang dan energi sepanjang hari terlepas dari cuaca.

Baca Juga :  Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi Tetap Jadi Prioritas Dalam Tahun Politik

Sertakan juga serat dari sayuran dan buah-buahan untuk pencernaan yang sehat. Konsumsi buah yang kaya akan serat seperti semangka, melon, jeruk, kelapa, mentimun, dan timun suri merupakan pilihan yang tepat.

Sahur merupakan waktu untuk memberi energi pada tubuh untuk menjalani hari yang panas dan panjang tanpa makan dan minum. “Dengan memilih makanan & minuman yang tepat, tubuh dapat tetap terhidrasi dan bugar sepanjang hari,” papar dr. Claresta.

Kedua, Berbuka dengan Nutrisi

Saat berbuka usahakan untuk perbanyak konsumsi air putih dan kurma untuk mengembalikan kadar gula darah secara alami. Lalu, lengkapi menu berbuka makanan lengkap yang terdiri dari karbohidrat, protein hewani dan nabati serta sayur dan buah-buahan.

Perlu perhatikan juga proses pengolahan makanan dengan membatasi makanan yang digoreng. Hindari makanan yang terlalu berlemak atau manis berlebihan, karena ini dapat menyebabkan penurunan energi dan kantuk setelah berbuka.

Ketiga, Minum untuk Mencegah Dehidrasi

Baca Juga :  Simak! 5 Cara Tepat untuk Mengatur Pola Tidur Saat Puasa di Bulan Ramadan

Cuaca panas selama Ramadan dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Dokter Claresta Diella, melanjutkan, Selama berpuasa di bulan ramadhan, kita harus memastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi yaitu minimal 8 gelas perhari.

“Pemenuhan cairan tersebut dapat diterapkan dengan pola 2-4-2 yaitu minum 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas saat makan malam dan 2 gelas saat sahur,” dr. Claresta.

Salah satu alternatif minuman yang tepat untuk membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan memberikan rasa segar saat berpuasa adalah Larutan Penyegar Cap Kaki Tiga.

Larutan Cap Kaki Tiga mengandung beberapa bahan penting yang bermanfaat untuk sahur dan buka puasa, yaitu: Gypsum Fibrosum yang membantu mendinginkan tubuh, mengatasi panas dalam, dan dehidrasi, yang sering terjadi saat berpuasa; dan Calcitum, membantu mencegah kelelahan yang mungkin muncul selama berpuasa. (*)

Sumber: Jawapos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya