Friday, March 28, 2025
23.1 C
Jayapura
- Advertisement -spot_img

TAG

kesehatan

Sosialisasi Sering Dilakukan, Kesadaran Untuk Periksa Masih Minim

   Hanya saja, di kalangan masyarakat, terutama di kalangan menengah ke bawah, semacam aca kebiasaan, bila penyakit belum parah  belum mau berobat ke Puskesmas, apalagi ke rumah sakit. Bayangan masyarakat, saat periksa kesehatan, bila diketahui terdapat dipastikan akan butuh biaya berobat.

HIV/AIDS Penyumbang Kematian Tertinggi Di Kabupaten Jayapura 

  Diakuinya, HIV/AIDS sumbang kematian di Kabupaten  Jayapura 44 persen, Tuberculosis 36 persen, Kecelakaan Dan Ruda Paksa 25 persen, Diabetes Melitus 21 persen, Gastritis 20 persen, Asma 15 persen, Hipertensi 14 persen, Diare  9 persen, Malaria 5 persen, Pneumonia 5 persen, Total Jumlah 194.

Respon Masyarakat Ikut PKG masih Rendah

   Dia mengatakan, sejak diluncurkan sampai saat ini, animo masyarakat di wilayah keluarahan Hedam itu baru sekitar 26 orang. Padahal,  pihaknya ditargetkan sekitar 90 persen dari jumlah penduduk di wilayah itu. "Kami ditargetkan 90 persen, tapi sampai saat ini baru 26 orang yang datang sejak diluncurkan itu," ujarnya.

Diisi Tenaga Medis Senior, Pasien Mengaku Lebih Nyaman

   Uniknya mereka kini sudah menduduki beberapa jabatan tinggi di RSUD abepura itu. Bahkan ada juga yang kini sebagai kepala bidang atau eselon III dan IV. Seperti bernostalgia kembali, sejumlah petugas medis senior yang dulunya pernah bekerja sebagai petigas di IGD terlihat kembali sibuk bekerja sebagai petugas medis di IGD RSUD Abepura.

Pastikan Jemaah Tetap Sehat  Selama Puasa

  Cek kesehatan gratis digelar di TPQ Masjid Istiqomah Grand Kotaraja ini merupakan rangkaian dari beberapa kegiatan sebelumnya oleh panitia Amal Ramadan diantaranya kegiatan Donor darah, penyaluran Zakat, Infaq dan Shodaqoh serta beberapa kegiatan lainnya yang menyasar kepada masyarakat.

Kasus Malaria Di Kabupaten Jayapura Masih Tinggi

  Sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Edward Sihotang menjelaskan jumlah pasien malaria ditahun 2023 mencapai 45.462, dari jumlah tersebut paling banyak didominasi oleh laki-laki yakni sebanyak 26.000 sementara perempuan 19.000 pasien.

Up Grade Fasilitas IGD  Untuk Jawab Kebutuhan Pasien     

   Dia mengakui, sejak RS itu ada, setidaknya baru kali ini keberadaan IGDnya cukup representatif untuk menjawab kebutuhan saat ini. Tidak saja sebatas pada fasilitasnya yang diupgrade, namun tata kelola pelayanan di RS tersebut juga yang mulai dibenahi. Pada intinya, pihaknya ingin memberikan pelayanan yang terbaik dan ingin memuaskan hati masyarakat. Terutama para pasien yang hendak berobat di RSUD itu.

IGD RS Abepura Beroperasi dengan Fasilitas Baru

   Menurut Daisy, IGD RSUD Abepura itu mulai dibangun sejak 2024 lalu dengan menggunakan anggaran Dana DAK senilai Rp 10 miliar. Selain pembangunan gedung, anggaran tersebut juga dimanfaatkan untuk melengkapi semua perabotan, peralatan yang dibutuhkan di RS tersebut.

Di Elikobel, Petugas Kesehatan Dibantu Babinsa Sidak Makanan Ringan 

Danramil 1707-07/Elikobel Kodim 1707/Merauke Kapten Inf Nurmadi mengatakan, pendampingan Babinsa Koramil Elikobel Serda Alex Liuryaman kepada petugas Puskesmas Elikobel melaksanakan sweeping atau sidak makanan dan minuman ringan tersebut untuk mengetahui masa kadaluarsa dan memastikan setiap makanan dan minuman yang dijual disetiap kios masih layak dan baik untuk dikonsumsi.

Pemeriksaan Kesehatan Gratis Masih Minim Peminat

  "Karena masih banyak masyarakat yang tidak mau memeriksakan kesehatannya, dengan alasan tidak ingin mengetahui penyakitnya, bagi mereka lebih baik tidak tau penyakit dari pada tau akibatnya jadi stress, tapi sebenarnya justru memeriksakan kesehatan lebih dini akan lebih baik untuk mencegah terjadinya penyakit -penyakit berbahaya," jelasnya.

Latest news

- Advertisement -spot_img