Wednesday, February 18, 2026
30.7 C
Jayapura

Ternyata Posisi Tidur Bisa Jadi Penyebab Kerutan Wajah yang Permanen

Ketua tim peneliti, Dr. Goesel Anson, menjelaskan bahwa garis halus muncul sebagai akibat perubahan posisi jaringan wajah yang terjadi berulang.Seiring bertambahnya usia, kondisi ini semakin nyata karena kulit akan menipis dan kehilangan elastisitasnya untuk kembali ke bentuk semula. Untuk meminimalisir risiko penuaan dini, Dr. Anson menganjurkan masyarakat membiasakan tidur dengan posisi telentang.

Posisi ini dinilai paling ideal karena wajah tidak bersentuhan langsung dengan bantal atau kasur, sehingga tidak terjadi tekanan mekanis pada kulit. Meski demikian, Dr. Anson mengakui bahwa mengubah kebiasaan tidur bukan hal yang mudah. Sebagai solusi, penggunaan bantal dengan desain khusus dapat membantu menjaga tubuh tetap dalam posisi telentang sepanjang malam.

Baca Juga :  Bayi Meninggal Lagi di RSUD Jayapura

Selain memperhatikan posisi tidur, para ahli tetap menyarankan penggunaan tabir surya secara rutin, menghindari rokok, menjaga asupan gizi seimbang, serta melakukan perawatan kulit secara berkala. Bagi mereka yang sulit mengubah kebiasaan tidur, prosedur kecantikan non-bedah yang berfokus pada stimulasi kolagen juga dapat menjadi alternatif untuk menyamarkan garis halus akibat posisi tidur. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Ketua tim peneliti, Dr. Goesel Anson, menjelaskan bahwa garis halus muncul sebagai akibat perubahan posisi jaringan wajah yang terjadi berulang.Seiring bertambahnya usia, kondisi ini semakin nyata karena kulit akan menipis dan kehilangan elastisitasnya untuk kembali ke bentuk semula. Untuk meminimalisir risiko penuaan dini, Dr. Anson menganjurkan masyarakat membiasakan tidur dengan posisi telentang.

Posisi ini dinilai paling ideal karena wajah tidak bersentuhan langsung dengan bantal atau kasur, sehingga tidak terjadi tekanan mekanis pada kulit. Meski demikian, Dr. Anson mengakui bahwa mengubah kebiasaan tidur bukan hal yang mudah. Sebagai solusi, penggunaan bantal dengan desain khusus dapat membantu menjaga tubuh tetap dalam posisi telentang sepanjang malam.

Baca Juga :  Di 2025, 6 Kasus Filariasis Ditemukan di Mimika 

Selain memperhatikan posisi tidur, para ahli tetap menyarankan penggunaan tabir surya secara rutin, menghindari rokok, menjaga asupan gizi seimbang, serta melakukan perawatan kulit secara berkala. Bagi mereka yang sulit mengubah kebiasaan tidur, prosedur kecantikan non-bedah yang berfokus pada stimulasi kolagen juga dapat menjadi alternatif untuk menyamarkan garis halus akibat posisi tidur. (*)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya