Kekurangan Shalat Tarawih Sendirian di Rumah
1. Motivasi Lebih Mudah Turun
Tanpa dorongan suasana masjid dan kebersamaan jamaah, motivasi beribadah bisa menurun. Rasa malas dan lelah lebih mudah datang menghampiri.
2. Kehilangan Atmosfer Ramadhan
Suasana shalat Tarawih berjamaah di masjid sering kali menjadi momen spiritual yang menguatkan semangat Ramadhan. Hal ini cenderung berkurang jika shalat Tarawih dilakukan sendirian di rumah.
3. Tidak Mendapat Keutamaan Pahala Berjamaah
Dalam Islam, shalat berjamaah memiliki keutamaan pahala yang lebih besar. Dengan shalat sendirian di rumah, keutamaan shalat berjamaah tersebut tidak diperoleh, meski pahala shalat sunnah tetap didapat.
4. Lebih Banyak Gangguan
Lingkungan rumah menyimpan banyak distraksi, seperti gawai, televisi, atau aktivitas anggota keluarga, yang berpotensi mengganggu kekhusyukan shalat.
5. Risiko Kurang Konsisten
Tanpa jadwal tetap seperti di masjid, sebagian orang menjadi kurang disiplin dalam menjalankan shalat Tarawih setiap malamnya jika dilaksanakan di rumah. Pilihan antara shalat Tarawih di rumah atau di masjid sangat bergantung pada kondisi masing-masing individu. Jika kondisi fisik memungkinkan dan akses ke masjid mudah, shalat Tarawih berjamaah di masjid lebih utama.Namun, jika terdapat keterbatasan tertentu, shalat Tarawih di rumah tetap menjadi pilihan yang sah dan bernilai ibadah tanpa meninggalkan ibadah shalat istimewa ini.
Yang paling penting bukan di masjid atau di rumah. Yang paling penting bagaimana shalat Tarawih tetap dilaksanakan dengan niat yang ikhlas dan penuh kekhusyukan.(*/JawaPos.com)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q