Thursday, February 12, 2026
26 C
Jayapura

Bunga Bangkai Raksasa Mekar Sempurna Setelah 12 Tahun

“Di alam, penyerbukan bisa terjadi secara alami. Sementara di Kebun Raya harus dibantu manusia melalui hand pollination karena bunga jantan dan betinanya tidak masak secara bersamaan,” jelas Dian. Ia menambahkan, durasi mekarnya bunga bangkai raksasa sangat singkat. Karena itu, kesempatan menyaksikannya secara langsung menjadi momen yang sangat berharga.

Pengelola dan peneliti juga mengedukasi masyarakat agar tidak keliru membedakan bunga bangkai raksasa dengan tanaman lain yang kerap disamakan. “Masyarakat perlu membedakan dengan suweg (Amorphophallus paeoniifolius) atau Rafflesia. Meski disebut bunga bangkai raksasa, bunga jantan dan betinanya sebenarnya kecil-kecil dan mengelompok di bagian bawah spadiks yang menjulang tinggi,” terang Dian.

Mekarnya bunga bangkai raksasa kali ini tak hanya spektakuler dari sisi ukuran, tetapi juga bernilai historis. Sebab, koleksi tersebut terakhir kali mekar setelah ‘tertidur’ selama 12 tahun penuh. (she/fir)

Baca Juga :  Antisipasi Kanker Serviks, Ratusan Ibu-Ibu di Merauke Vaksin HPV

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

“Di alam, penyerbukan bisa terjadi secara alami. Sementara di Kebun Raya harus dibantu manusia melalui hand pollination karena bunga jantan dan betinanya tidak masak secara bersamaan,” jelas Dian. Ia menambahkan, durasi mekarnya bunga bangkai raksasa sangat singkat. Karena itu, kesempatan menyaksikannya secara langsung menjadi momen yang sangat berharga.

Pengelola dan peneliti juga mengedukasi masyarakat agar tidak keliru membedakan bunga bangkai raksasa dengan tanaman lain yang kerap disamakan. “Masyarakat perlu membedakan dengan suweg (Amorphophallus paeoniifolius) atau Rafflesia. Meski disebut bunga bangkai raksasa, bunga jantan dan betinanya sebenarnya kecil-kecil dan mengelompok di bagian bawah spadiks yang menjulang tinggi,” terang Dian.

Mekarnya bunga bangkai raksasa kali ini tak hanya spektakuler dari sisi ukuran, tetapi juga bernilai historis. Sebab, koleksi tersebut terakhir kali mekar setelah ‘tertidur’ selama 12 tahun penuh. (she/fir)

Baca Juga :  Harga Minyak Turun, Subsidi Tetap Tinggi

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya