Friday, January 16, 2026
28.1 C
Jayapura

Inspektorat Kota Jayapura Gelar Sosialisasi SPIP dan Bimtek Siswaskeudes

  “Dengan aplikasi ini, kami tidak mesti harus turun ke lapangan untuk mengecek data keuangan mereka, karena datanya sudah terkoneksi dengan Siswaskuedas,” jelasnya.

  Setelah terintegrasi, APIP kemudian melakukan penyesuaian antara laporan yang ada pada aplikasi Siswakuedas dengan hasil kerja dilapangan. “Jika di laporan capaiannya 75 persen, maka kondisi riil di lapangan harus di angka itu, artinya harus valid dengan laporan,” tuturnya.

  Diapun mengatakan tujuan lain dari  Bimtek tersebut untuk meningkatkan kapasitas APIP Kota Jayapura, dimana saat ini pihaknya dituntut untuk nenyesiaikan dengan perkembangan teknologi. “Mau tidak mau suka tidak suka, sistem pengawasan keuangan kita saat ini harus berbasis digital,” tandasnya.

Baca Juga :  Jangan Anggap Enteng Penyebaran Virus Covid-19

Selain Siswakuedas pihaknya juga akan mendorong peningkatan kapasitas APIP dan aparat Kampung tapi juga seluruh OPD di Pemkot Jayapura untuk SPIP yang lain.

   “Aplikasi pengawasan lain juga yang akan kita gunakan diantaranya E-Riview, MCP yang dikeluarkan KPK, tapi juga aplikasi lain untuk pengawasan keuangan daerah,” bebernya.

   Muchlis berharap dengan adanya Bimtek tersebut, maka sistem pengawasan keuangan di Internal Pemkot Jayapura akan lebih akuntabel. Dengan begitu maka risiko-risiko terkait tata kelola keuangan akan semakin lebih baik.

   “Kita berharap masing masing OPD dapat menanfaatkan aplikasi ini secara baik, sehingga SPIP kita semakin meningkat,” harapnya.

   Sementara itu, Koodinator Pengawasan  Auditor Madya, BPKP Perwakilan Papua Saiful Hendry mengapresiasi Inspektorat Kota Jayapura, karena satu satunya APIP di Provinsi Papua yang mengintegrasikan pengawasan keuangan berbasis digital.

Baca Juga :  Wujudkan Peradilan Bersih, KY Papua Gelar Diskusi Publik

  “Siswakuedas ini layanan teknologi yang mempermudah pengawasan keuangan di daerah, oleh sebab itu kami sangat apresiasi langkah Inspektorat Kota Jayapura,” tuturnya.

  Dia berharap dengan Bimtek tersebut, maka Sistem Keuangan Desa (Sikeudes) di Kota Jayapura lebih akuntabel dan transparan.  “Kita berharap Kabupaten lain di Provinsi Papua dapat belajar dari Inspektorat Kota Jayapura, sehingga pengelolahan keuangan dapat lebih akuntabel,” pungkasnya. (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

  “Dengan aplikasi ini, kami tidak mesti harus turun ke lapangan untuk mengecek data keuangan mereka, karena datanya sudah terkoneksi dengan Siswaskuedas,” jelasnya.

  Setelah terintegrasi, APIP kemudian melakukan penyesuaian antara laporan yang ada pada aplikasi Siswakuedas dengan hasil kerja dilapangan. “Jika di laporan capaiannya 75 persen, maka kondisi riil di lapangan harus di angka itu, artinya harus valid dengan laporan,” tuturnya.

  Diapun mengatakan tujuan lain dari  Bimtek tersebut untuk meningkatkan kapasitas APIP Kota Jayapura, dimana saat ini pihaknya dituntut untuk nenyesiaikan dengan perkembangan teknologi. “Mau tidak mau suka tidak suka, sistem pengawasan keuangan kita saat ini harus berbasis digital,” tandasnya.

Baca Juga :  Retribusi Pariwisata Diakui Belum Maksimal

Selain Siswakuedas pihaknya juga akan mendorong peningkatan kapasitas APIP dan aparat Kampung tapi juga seluruh OPD di Pemkot Jayapura untuk SPIP yang lain.

   “Aplikasi pengawasan lain juga yang akan kita gunakan diantaranya E-Riview, MCP yang dikeluarkan KPK, tapi juga aplikasi lain untuk pengawasan keuangan daerah,” bebernya.

   Muchlis berharap dengan adanya Bimtek tersebut, maka sistem pengawasan keuangan di Internal Pemkot Jayapura akan lebih akuntabel. Dengan begitu maka risiko-risiko terkait tata kelola keuangan akan semakin lebih baik.

   “Kita berharap masing masing OPD dapat menanfaatkan aplikasi ini secara baik, sehingga SPIP kita semakin meningkat,” harapnya.

   Sementara itu, Koodinator Pengawasan  Auditor Madya, BPKP Perwakilan Papua Saiful Hendry mengapresiasi Inspektorat Kota Jayapura, karena satu satunya APIP di Provinsi Papua yang mengintegrasikan pengawasan keuangan berbasis digital.

Baca Juga :  Wali Kota Paparkan Arah Pembangunan dan Potensi Wilayah

  “Siswakuedas ini layanan teknologi yang mempermudah pengawasan keuangan di daerah, oleh sebab itu kami sangat apresiasi langkah Inspektorat Kota Jayapura,” tuturnya.

  Dia berharap dengan Bimtek tersebut, maka Sistem Keuangan Desa (Sikeudes) di Kota Jayapura lebih akuntabel dan transparan.  “Kita berharap Kabupaten lain di Provinsi Papua dapat belajar dari Inspektorat Kota Jayapura, sehingga pengelolahan keuangan dapat lebih akuntabel,” pungkasnya. (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya