Masyarakat setempat menganggap bau itu hal biasa. Namun, ketika pengguna jalan melintas di Pasar Ikan itu pasti disuguhi aroma menyengat. “Baunya menyengat mas. Apalagi ketika terjadi hujan makin menambah lembab dan menimbulkan bau tak sedap,” ujar warga sekitar pasar yang namanya tak mau disebut.
Fitri (43) salah seorang pengunjung mengaku keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan di Pasar Ikan Youtefa yang dinilai belum tertata dengan baik, khususnya dalam pengelolalaan sampah.
“Ketika kita berbelanja ke sana, kalau tidak pake masker bisa sesak napas karena bau sangat menyengat. Sampah seperti air bekas daging, ikan, perut dan kepala dibiarkan begitu saja dibelakang pasar,” ujar Fitri.
Ia berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera mengambil lngkah konkret untuk menata sistem pengelolaan sampah di Pasar ikan tersebut. Menurutnya, selain mengganggu kenyamanan warga setempat, kondisi pasar yang kotor juga bisa menimbulkan kesan negatif bagi para pengunjung.
Hal ini ia sampaikan mengingat pasar Youtefa merupakan salah satu pusat distribusi bahan pangan di Kota Jayapura yang setiap hari dipadati aktivitas penjualan beli.
“Kebersihan pasar seharusnya menjadi tanggung jawab bersama antara pedagang, pengelola pasar, pemerintah, dan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Masyarakat setempat menganggap bau itu hal biasa. Namun, ketika pengguna jalan melintas di Pasar Ikan itu pasti disuguhi aroma menyengat. “Baunya menyengat mas. Apalagi ketika terjadi hujan makin menambah lembab dan menimbulkan bau tak sedap,” ujar warga sekitar pasar yang namanya tak mau disebut.
Fitri (43) salah seorang pengunjung mengaku keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan di Pasar Ikan Youtefa yang dinilai belum tertata dengan baik, khususnya dalam pengelolalaan sampah.
“Ketika kita berbelanja ke sana, kalau tidak pake masker bisa sesak napas karena bau sangat menyengat. Sampah seperti air bekas daging, ikan, perut dan kepala dibiarkan begitu saja dibelakang pasar,” ujar Fitri.
Ia berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera mengambil lngkah konkret untuk menata sistem pengelolaan sampah di Pasar ikan tersebut. Menurutnya, selain mengganggu kenyamanan warga setempat, kondisi pasar yang kotor juga bisa menimbulkan kesan negatif bagi para pengunjung.
Hal ini ia sampaikan mengingat pasar Youtefa merupakan salah satu pusat distribusi bahan pangan di Kota Jayapura yang setiap hari dipadati aktivitas penjualan beli.
“Kebersihan pasar seharusnya menjadi tanggung jawab bersama antara pedagang, pengelola pasar, pemerintah, dan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q