Program MBG Berdayakan UMKM dan Serap Tenaga Kerja
Pelaku bisnis Katering Lili Rahayu Katering Kotaraja saat mengatur menu katering, baru baru ini. Program MBG pelaku bisnis katering mendukung yng penting ada Juknis yang jelas dari BGN atau pemerintah. Foto/istimewa
JAYAPURA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung Presiden Terpilih Prabowo Subianto bakal menyerap sebanyak kurang lebih 40 tenaga kerja untuk Restoran 58 Hauzz.
Hal itu diungkapkan management 58 Hauzz Kitchen & Lounge, Cecilya kepada Cenderawasih Pos, Senin (24/2).
Cecilya menyebut pihaknya akan merekrut ibu-ibu yang ada wilayah Abepura untuk menjadi karyawan dalam program MBG tanpa ada persyaratan khusus.
“Untuk karyawan saja kita merekrut ibu-ibu, bukan yang berizasah dan kita mencampurnya dengan anak laki-laki, kurang lebih kita butuh 40 orang karyawan baru,” kata Cecilya.
Lanjutnya, sejauh ini pihaknya telah melakukan rekrutmen sebanyak 20 orang. Dari jumlah itu kurang lebih sebanyak 15 orang diantaranya telah menjalankan pelatihan layak sehat dari Kementerian Kesehatan.
“Kita campur, karena kalau ibu-ibu saja tidak mungkin dia bisa kerja hingga selesai. Nanti kita buat shif-shifan, artinya bergantian,” jelasnya.
Seperti diketahui bersama 58 Hauzz merupakan mitra dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang ditugaskan khusus untuk menangani MBG di Wilayah Abepura. Kurang lebih sebanyak 3.500 kotak setiap harinya, yang harus Restoran 58 Hauzz siapkan dan salurkan ke setiap sekolah yang telah ditentukan oleh BGN yang ada di Kota Jayapura.
“Kita intinya siap, yang penting kita masih menunggu Juknis dariBGN. Saya rasa untuk kendala tidak ada, semua yang menjadi tanggung jawab kami tentu kita akan kerjakan termasuk nanti ada tim yang mengantar MBG ke sekolah-sekolah, ada tim yang ambil dibawa pulang dan dibersihkan disterilkan untuk dicuci peralatan makannya yang nanti bisa digunakan untuk besok dan pekerjaan lainnya yang menjadi tanggung jawab kami,” tuturnya.
JAYAPURA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung Presiden Terpilih Prabowo Subianto bakal menyerap sebanyak kurang lebih 40 tenaga kerja untuk Restoran 58 Hauzz.
Hal itu diungkapkan management 58 Hauzz Kitchen & Lounge, Cecilya kepada Cenderawasih Pos, Senin (24/2).
Cecilya menyebut pihaknya akan merekrut ibu-ibu yang ada wilayah Abepura untuk menjadi karyawan dalam program MBG tanpa ada persyaratan khusus.
“Untuk karyawan saja kita merekrut ibu-ibu, bukan yang berizasah dan kita mencampurnya dengan anak laki-laki, kurang lebih kita butuh 40 orang karyawan baru,” kata Cecilya.
Lanjutnya, sejauh ini pihaknya telah melakukan rekrutmen sebanyak 20 orang. Dari jumlah itu kurang lebih sebanyak 15 orang diantaranya telah menjalankan pelatihan layak sehat dari Kementerian Kesehatan.
“Kita campur, karena kalau ibu-ibu saja tidak mungkin dia bisa kerja hingga selesai. Nanti kita buat shif-shifan, artinya bergantian,” jelasnya.
Seperti diketahui bersama 58 Hauzz merupakan mitra dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang ditugaskan khusus untuk menangani MBG di Wilayah Abepura. Kurang lebih sebanyak 3.500 kotak setiap harinya, yang harus Restoran 58 Hauzz siapkan dan salurkan ke setiap sekolah yang telah ditentukan oleh BGN yang ada di Kota Jayapura.
“Kita intinya siap, yang penting kita masih menunggu Juknis dariBGN. Saya rasa untuk kendala tidak ada, semua yang menjadi tanggung jawab kami tentu kita akan kerjakan termasuk nanti ada tim yang mengantar MBG ke sekolah-sekolah, ada tim yang ambil dibawa pulang dan dibersihkan disterilkan untuk dicuci peralatan makannya yang nanti bisa digunakan untuk besok dan pekerjaan lainnya yang menjadi tanggung jawab kami,” tuturnya.