alexametrics
28.7 C
Jayapura
Thursday, May 19, 2022

Laporkan Jika Ada Warga Buang Sampah Sembarang

CARI SAMPAH – Marcel Mauri dari Komunitas Jayapura Litter Pickers bersama beberapa anak mencari sampah di lokasi Taman Wisata Alam Teluk Yotefa, Sabtu (22/6) pekan kemarin. Ada banyak sekali jenis sampah di lokasi ini termasuk botol minum keras. (FOTO : Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Masih adanya kurang  kesadaran masyarakat Kota Jayapura yang tidak mau membuang sampah pada tempatnya dan juga bukan waktnya membuat Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersiha (DLH) n Kota Jayapura harus kerja ekstra. Oleh sebab itulah bila ada masyarakat yang membuang sampah sembarangan dan juga bukan pada tempatnya pihaknya meminta segera melaporkannya. 

 Kadis DLH dan Kebersihan Kota Jayapura Ir.Hj.Ketty Kailola, M.Si., mengakui pihaknya tetap akan menindak oknum masyarakat yang terbukti membuang sampah tidak pada tempatnya dan waktunya. Hukuman atau sanksi yang akan diberikan sesuai dengan Perda Kota Jayapura yang berlaku.

 “Kita sudah kerja sesuai standar dalam mengangkut sampah. Namun, masih ada juga oknum warga yang membuang sampah sembarangan, ini tetap kami tindak supaya ada efek jera dan tidak ada yang meremehkan Perda yang sudah dibuat,”ungkapnya, Sabtu(22/6).

Baca Juga :  Dana dari Pusat Belum Turun, Perbaikan Jalan Tak Maksimal

 Ketty mengakui Ketua RT/RW, Kelurahan dan Distrik harus bantu ikut awasi warganya, karena merekalah yang paling dekat dengan warganya dan juga mengetahui aktivitas masyarakat.

  Jika ada warga yang  melanggar aturan harus berani ditindak, jika memang tidak berani bisa langsung melaporkan ke Satpol PP atau pihaknya di DLH Kota Jayapura yang disertai barang bukti. Dengan adanya laporan kepada pihaknya maka oknum warga yang buang sampah sembarangan akan ditindak sesuai Perda yang ada identitas pelapor tetap akan dirahasiakan.

 “Kita harus saling kerja sama, dalam menjaga maupun merawat kebersihan Kota Jayapura, kalau yang bekerja pemerintah saja ini tidak mungkin bisa harus ada partisipasi dan rasa memiliki dari masyarakat,”jelasnya.(dil/gin).

Baca Juga :  Longsor di Kloofkamp, Seorang Wanita Luka-luka
CARI SAMPAH – Marcel Mauri dari Komunitas Jayapura Litter Pickers bersama beberapa anak mencari sampah di lokasi Taman Wisata Alam Teluk Yotefa, Sabtu (22/6) pekan kemarin. Ada banyak sekali jenis sampah di lokasi ini termasuk botol minum keras. (FOTO : Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Masih adanya kurang  kesadaran masyarakat Kota Jayapura yang tidak mau membuang sampah pada tempatnya dan juga bukan waktnya membuat Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersiha (DLH) n Kota Jayapura harus kerja ekstra. Oleh sebab itulah bila ada masyarakat yang membuang sampah sembarangan dan juga bukan pada tempatnya pihaknya meminta segera melaporkannya. 

 Kadis DLH dan Kebersihan Kota Jayapura Ir.Hj.Ketty Kailola, M.Si., mengakui pihaknya tetap akan menindak oknum masyarakat yang terbukti membuang sampah tidak pada tempatnya dan waktunya. Hukuman atau sanksi yang akan diberikan sesuai dengan Perda Kota Jayapura yang berlaku.

 “Kita sudah kerja sesuai standar dalam mengangkut sampah. Namun, masih ada juga oknum warga yang membuang sampah sembarangan, ini tetap kami tindak supaya ada efek jera dan tidak ada yang meremehkan Perda yang sudah dibuat,”ungkapnya, Sabtu(22/6).

Baca Juga :  Berikan Penghargaan untuk Tim Charli dan Satnarkoba

 Ketty mengakui Ketua RT/RW, Kelurahan dan Distrik harus bantu ikut awasi warganya, karena merekalah yang paling dekat dengan warganya dan juga mengetahui aktivitas masyarakat.

  Jika ada warga yang  melanggar aturan harus berani ditindak, jika memang tidak berani bisa langsung melaporkan ke Satpol PP atau pihaknya di DLH Kota Jayapura yang disertai barang bukti. Dengan adanya laporan kepada pihaknya maka oknum warga yang buang sampah sembarangan akan ditindak sesuai Perda yang ada identitas pelapor tetap akan dirahasiakan.

 “Kita harus saling kerja sama, dalam menjaga maupun merawat kebersihan Kota Jayapura, kalau yang bekerja pemerintah saja ini tidak mungkin bisa harus ada partisipasi dan rasa memiliki dari masyarakat,”jelasnya.(dil/gin).

Baca Juga :  Todat, Toga, Paguyuban Diharapkan Bisa Bantu Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/