JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengajak seluruh warga Kota Jayapura untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menyambut bulan suci Ramadan yang tahun ini bertepatan dengan Bulan Pekabaran Injil di Tanah Tabi.
Menurut Abisai, momen ini menjadi waktu yang sangat istimewa bagi masyarakat Kota Jayapura karena dua peristiwa keagamaan besar berlangsung secara bersamaan. Ia menilai, kondisi tersebut harus dimaknai sebagai kekuatan untuk semakin mempererat persaudaraan dan toleransi antarumat beragama.
“Ini adalah momentum yang sangat baik bagi kita semua. Ramadan dan Bulan Pekabaran Injil sama-sama mengajarkan nilai kasih, kedamaian, dan kebersamaan. Mari kita jaga kota ini tetap aman dan damai,” ujar Abisai usai kegiatan di Jayapura, Selasa (17/2).
Abisai menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketenteraman, khususnya selama pelaksanaan ibadah Ramadan maupun rangkaian kegiatan keagamaan lainnya. Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, hingga aparat keamanan untuk saling bersinergi menciptakan suasana yang kondusif.
JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengajak seluruh warga Kota Jayapura untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin dalam menyambut bulan suci Ramadan yang tahun ini bertepatan dengan Bulan Pekabaran Injil di Tanah Tabi.
Menurut Abisai, momen ini menjadi waktu yang sangat istimewa bagi masyarakat Kota Jayapura karena dua peristiwa keagamaan besar berlangsung secara bersamaan. Ia menilai, kondisi tersebut harus dimaknai sebagai kekuatan untuk semakin mempererat persaudaraan dan toleransi antarumat beragama.
“Ini adalah momentum yang sangat baik bagi kita semua. Ramadan dan Bulan Pekabaran Injil sama-sama mengajarkan nilai kasih, kedamaian, dan kebersamaan. Mari kita jaga kota ini tetap aman dan damai,” ujar Abisai usai kegiatan di Jayapura, Selasa (17/2).
Abisai menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketenteraman, khususnya selama pelaksanaan ibadah Ramadan maupun rangkaian kegiatan keagamaan lainnya. Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, hingga aparat keamanan untuk saling bersinergi menciptakan suasana yang kondusif.