JAYAPURA-Ratusan Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Jayapura diketahui tengah mendaftar untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi di Perguruan Tinggi Negeri (SNBP-PTN) di tingkat nasional.
Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Jayapura Musa Msiren, S.Pd., M.Pd mengatakan bahwa sekolah tidak memfasilitasi khusus bagi siswa yang ingin mengikuti tes tersebut.
Namun yang pasti ia mengatakan bahwa sekolah mempersilahkan semua para siswanya terutama kelas XII untuk mengikuti seleksi tersebut dan selalu memberikan pendampingan dan motivasi. Meskipun berdasarkan informasi kuotanya yang diterima nantinya sangat terbatas.
“Di sini (SMAN 1 Jayapura) kita tidak membatasi siswa untuk mengikuti tes SNBP-PTN. Karena setiap orang mempunyai pilihannya masing-masing. Meskipun kuotanya terbatas,” kata Musa.
Ia mengungkapkan kurang lebih 100 siswa dari SMA Negeri 1 Jayapura yang mengikuti seleksi itu. Jumlah tersebut menurutnya hampir sama dengan tahun lalu (2025), hal ini terjadi karena antusias para siswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri di tingkat nasional atau di luar Jayapura sangat tinggi.
JAYAPURA-Ratusan Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Jayapura diketahui tengah mendaftar untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi di Perguruan Tinggi Negeri (SNBP-PTN) di tingkat nasional.
Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 Jayapura Musa Msiren, S.Pd., M.Pd mengatakan bahwa sekolah tidak memfasilitasi khusus bagi siswa yang ingin mengikuti tes tersebut.
Namun yang pasti ia mengatakan bahwa sekolah mempersilahkan semua para siswanya terutama kelas XII untuk mengikuti seleksi tersebut dan selalu memberikan pendampingan dan motivasi. Meskipun berdasarkan informasi kuotanya yang diterima nantinya sangat terbatas.
“Di sini (SMAN 1 Jayapura) kita tidak membatasi siswa untuk mengikuti tes SNBP-PTN. Karena setiap orang mempunyai pilihannya masing-masing. Meskipun kuotanya terbatas,” kata Musa.
Ia mengungkapkan kurang lebih 100 siswa dari SMA Negeri 1 Jayapura yang mengikuti seleksi itu. Jumlah tersebut menurutnya hampir sama dengan tahun lalu (2025), hal ini terjadi karena antusias para siswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri di tingkat nasional atau di luar Jayapura sangat tinggi.