alexametrics
33.7 C
Jayapura
Thursday, May 19, 2022

Rentan Terkena Covid-19, 23 Personel KPL Jayapura Jalani Rapid Test

Personel  Polsek KPL Jayapura saat menjalani Rapid Diagnosis Test Antibodi Covid atau Rapid Test di Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Klas II Jayapura, Senin (11/5). (FOTO: Humas Polresta)

JAYAPURA- Rentan dengan penyebaran Covid-19, sebanyak 23 personel Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Jayapura menjalani Rapid Diagnosis Test Antibodi Covid atau Rapid Test di Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Klas II Jayapura, Senin (11/5) kemarin.

 Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Jayapura Iptu Enis Romory menyampaikan, rapid test dilakukan untuk memastikan tidak ada anggota yang terpapar virus Corona atau Covid-19. Dimana rapid test sendiri dipimpin dr Danur Widura dengan melibatkan 5 tenaga medis.  “Rapid test dilakukan lantaran pihak kepolisian dalam pelaksanaan tugasnya rentan  covid-19 atau virus Corona,” paparnya.

 Dikatakan, Polri adalah salah satu instansi yang tidak kerja di rumah. Resiko terpapar virus corona cukup tinggi karena selama wabah covid-19, Polisi masih melakukan pelayanan dan berinteraksi dengan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkot Jayapura – Pemkab Bone Bolango Jalin Kerja Sama Berbagai Bidang

 Adapun sebanyak 23 personel polsek KPL dan semuanya wajib mengikuti test ini dan ada satu tahanan juga mengikuti test lantaran memiliki keluhan asma.   “Untuk hasilnya belum keluar, namun kami menunggu hasilnya setelah dilakukan pemeriksaan oleh karantina kesehatan pelabuhan, ” pungkasnya. (fia/wen)

Personel  Polsek KPL Jayapura saat menjalani Rapid Diagnosis Test Antibodi Covid atau Rapid Test di Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Klas II Jayapura, Senin (11/5). (FOTO: Humas Polresta)

JAYAPURA- Rentan dengan penyebaran Covid-19, sebanyak 23 personel Polsek Kawasan Pelabuhan Laut Jayapura menjalani Rapid Diagnosis Test Antibodi Covid atau Rapid Test di Kantor Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Klas II Jayapura, Senin (11/5) kemarin.

 Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Jayapura Iptu Enis Romory menyampaikan, rapid test dilakukan untuk memastikan tidak ada anggota yang terpapar virus Corona atau Covid-19. Dimana rapid test sendiri dipimpin dr Danur Widura dengan melibatkan 5 tenaga medis.  “Rapid test dilakukan lantaran pihak kepolisian dalam pelaksanaan tugasnya rentan  covid-19 atau virus Corona,” paparnya.

 Dikatakan, Polri adalah salah satu instansi yang tidak kerja di rumah. Resiko terpapar virus corona cukup tinggi karena selama wabah covid-19, Polisi masih melakukan pelayanan dan berinteraksi dengan masyarakat.

Baca Juga :  Wali Kota Minta Pemimpin Lintas Agama Bantu Pemkot

 Adapun sebanyak 23 personel polsek KPL dan semuanya wajib mengikuti test ini dan ada satu tahanan juga mengikuti test lantaran memiliki keluhan asma.   “Untuk hasilnya belum keluar, namun kami menunggu hasilnya setelah dilakukan pemeriksaan oleh karantina kesehatan pelabuhan, ” pungkasnya. (fia/wen)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/