Saturday, January 31, 2026
29.7 C
Jayapura

Pastikan Gizi Ibu Hamil dan Balita Terjamin MBG

JAYAPURA – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN dan Badan Gizi Nasional (BGN) diketahui telah menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dalam program makan bergizi gratis.

  Hal itu dilakukan Kemendukbangga untuk memastikan ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui) dan bayi di bawah dua tahun (Baduta) menjadi penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG)  dengan tujuan untuk mencegah stunting, dan meningkatkan kualitas generasi penerus.

  Pernyataan tersebut disampaikan langsung Kepala Kemendukbangga Wilayah Papua Sarles Brabar kepada Cenderawasih Pos pada pekan lalu. Sarles mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bentuk kerjasama pihaknya dengan BGN.

  Karena itu kata Sarles, semua dapur-dapur MBG di setiap kota dan kabupaten di Papua harus berkoordinasi dengan BKKBN atau Kemendukbangga sehingga pihaknya dapat melakukan delivery MBG ke ibu hamil dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Anugerah Kebudayaan, Wujud Apresiasi Pemkot Untuk Pekerja Seni

  “Kita itu menggurus ibu hamil, ibu menyusui dan Baduta untuk memperoleh gizi yang seimbang,” kata Sarles ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (9/6).

JAYAPURA – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN dan Badan Gizi Nasional (BGN) diketahui telah menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dalam program makan bergizi gratis.

  Hal itu dilakukan Kemendukbangga untuk memastikan ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui) dan bayi di bawah dua tahun (Baduta) menjadi penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG)  dengan tujuan untuk mencegah stunting, dan meningkatkan kualitas generasi penerus.

  Pernyataan tersebut disampaikan langsung Kepala Kemendukbangga Wilayah Papua Sarles Brabar kepada Cenderawasih Pos pada pekan lalu. Sarles mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bentuk kerjasama pihaknya dengan BGN.

  Karena itu kata Sarles, semua dapur-dapur MBG di setiap kota dan kabupaten di Papua harus berkoordinasi dengan BKKBN atau Kemendukbangga sehingga pihaknya dapat melakukan delivery MBG ke ibu hamil dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Pengangkatan Karyawan SPPG Menjadi PPPK Panen Sorotan

  “Kita itu menggurus ibu hamil, ibu menyusui dan Baduta untuk memperoleh gizi yang seimbang,” kata Sarles ketika dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (9/6).

Berita Terbaru

Artikel Lainnya