Saturday, January 31, 2026
31.4 C
Jayapura

Tetap Fokus Tingkatkan Mutu dan Daya Saing SDM Papua

Laorens Wantik

JAYAPURA- Di bawah pimpinan Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., dan Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE., MM., Dinas Pendidikan Provinsi Papua diproyeksikan untuk dapat memantapkan kualitas pendidikan dan daya saing sumber daya manusia (SDM) Papua.

Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Laorens Wantik, S.Pd., M.Pd.Si., menjelaskan, salah satu program yang tengah digarap ialah melakukan pemetaan terhadap penerapan kurikulum di Papua.

“Selain pemerataan pendidikan dengan memanfaatkan internet, sekarang kita sedang garap kurikulum yang dipetakan berdasarkan wilayah, yakni wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), wilayah desa, dan wilayah kota,” ujar Laorens Wantik, S.Pd., M.Pd.Si., kepada Cenderawasih Pos, Kamis (9/1) lalu.

Baca Juga :  Targetkan Pembangunan Layanan Internet di 32 Lokasi

Di wilayah 3T, papar Wantik, konsen utama Pemerintah Provinsi Papua ialah penguatan literasi dasar. Sedangkan di wilayah kota, kecenderungan lebih kepada penguatan mutu dan kualitas pendidikan. Sementara itu, untuk wilayah desa merupakan gabungan dari kurikulum wilayah kota dan 3T, di mana adanya penguatan literasi dasar dan penguatan mutu dan kualitas pendidikan.

“Dengan kata lain, di wilayah 3T itu tidak bisa langsung diterapkan kurikulum peningkatan mutu pendidikan. Harus berjenjang, sebab peserta didik di sana masih membutuhkan pengetahuan dasar perihal baca-tulis, berhitung, literasi digital mengenai internet, literasi keuangan perihal konversi mata uang dan persentasi, serta literasi sains,” jelasnya.

 Dengan demikian, penyusunan kurikulum di Papua berdasarkan pemetaan wilayah ini bertujuan dalam mendorong pemantapan kualitas pendidikan dan daya saing SDM Papua. (gr/wen)

Baca Juga :  Festival Kampung Perkuat Kultur Masyarakat Kampung
Laorens Wantik

JAYAPURA- Di bawah pimpinan Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP., MH., dan Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE., MM., Dinas Pendidikan Provinsi Papua diproyeksikan untuk dapat memantapkan kualitas pendidikan dan daya saing sumber daya manusia (SDM) Papua.

Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Laorens Wantik, S.Pd., M.Pd.Si., menjelaskan, salah satu program yang tengah digarap ialah melakukan pemetaan terhadap penerapan kurikulum di Papua.

“Selain pemerataan pendidikan dengan memanfaatkan internet, sekarang kita sedang garap kurikulum yang dipetakan berdasarkan wilayah, yakni wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), wilayah desa, dan wilayah kota,” ujar Laorens Wantik, S.Pd., M.Pd.Si., kepada Cenderawasih Pos, Kamis (9/1) lalu.

Baca Juga :  SMAN 1 Luluskan Angkatan Terakhir K13 

Di wilayah 3T, papar Wantik, konsen utama Pemerintah Provinsi Papua ialah penguatan literasi dasar. Sedangkan di wilayah kota, kecenderungan lebih kepada penguatan mutu dan kualitas pendidikan. Sementara itu, untuk wilayah desa merupakan gabungan dari kurikulum wilayah kota dan 3T, di mana adanya penguatan literasi dasar dan penguatan mutu dan kualitas pendidikan.

“Dengan kata lain, di wilayah 3T itu tidak bisa langsung diterapkan kurikulum peningkatan mutu pendidikan. Harus berjenjang, sebab peserta didik di sana masih membutuhkan pengetahuan dasar perihal baca-tulis, berhitung, literasi digital mengenai internet, literasi keuangan perihal konversi mata uang dan persentasi, serta literasi sains,” jelasnya.

 Dengan demikian, penyusunan kurikulum di Papua berdasarkan pemetaan wilayah ini bertujuan dalam mendorong pemantapan kualitas pendidikan dan daya saing SDM Papua. (gr/wen)

Baca Juga :  ASN Pemkot Kembali Berkantor Seperti Biasa

Berita Terbaru

Artikel Lainnya