Wednesday, March 11, 2026
25.9 C
Jayapura

Dorong Terbitnya Koran Sekolah, SMAK Seminari Gelar Pelatihan Jurnalistik

JAYAPURA- SMAK Seminari Santo Fransiskus Asisi Jayapura kembali menggelar pelatihan jurnalistik bagi para siswa kelas X dan XI. Pelatihan yang ketiga kalinya yang difasilitasi Cenderawasih Pos ini, dimaksudkan untuk mendorong terbentuknya tim redaksi majalah atau koran di sekolah ini.

Pelatihan yang dibuka oleh Kepala Sekolah, Sr. Justanti Rerawati, OSU diikuti oleh 55 orang peserta. Sebagian merupakan kelas XI yang sebelumnya sudah mengikuti pelatihan jurnalistik periode sebelumnya, sementara sebagian lagi merupakan siswa yang baru duduk di bangku kelas X.

Sr. Justanti mengungkapkan bahwa pelatihan jurnalistik ini sangat penting bagi para siswanya. Selain untuk mengembangkan bakat dan minat di dunia jurnalistik, kemampuan menulis ini diyakini juga akan sangat bermanfaat bagi para siswanya ke depan.

Baca Juga :  Penerapan Kurikulum Merdeka Kembali ke Sekolah Masing-masing

“Kemampuan menulis ini sangat penting, tidak hanya untuk menulis satu berita, tapi juga sangat bermanfaat nantinya bila anak-anak ini melanjutkan studi ke perguruan tinggi, terutama dalam menulis artikel, karya ilmiah maupun skripsi,”tuturnya.

JAYAPURA- SMAK Seminari Santo Fransiskus Asisi Jayapura kembali menggelar pelatihan jurnalistik bagi para siswa kelas X dan XI. Pelatihan yang ketiga kalinya yang difasilitasi Cenderawasih Pos ini, dimaksudkan untuk mendorong terbentuknya tim redaksi majalah atau koran di sekolah ini.

Pelatihan yang dibuka oleh Kepala Sekolah, Sr. Justanti Rerawati, OSU diikuti oleh 55 orang peserta. Sebagian merupakan kelas XI yang sebelumnya sudah mengikuti pelatihan jurnalistik periode sebelumnya, sementara sebagian lagi merupakan siswa yang baru duduk di bangku kelas X.

Sr. Justanti mengungkapkan bahwa pelatihan jurnalistik ini sangat penting bagi para siswanya. Selain untuk mengembangkan bakat dan minat di dunia jurnalistik, kemampuan menulis ini diyakini juga akan sangat bermanfaat bagi para siswanya ke depan.

Baca Juga :  IKJ: 67 Persen Jurnalis Pernah Alami Kekerasan di 2025

“Kemampuan menulis ini sangat penting, tidak hanya untuk menulis satu berita, tapi juga sangat bermanfaat nantinya bila anak-anak ini melanjutkan studi ke perguruan tinggi, terutama dalam menulis artikel, karya ilmiah maupun skripsi,”tuturnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya