JAYAPURA–Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Pekabaran Injil (PI) ke-171 di Tanah Papua menjadi momentum bersejarah bagi Jemaat GKI Pniel Kotaraja. Tak sekadar menggelar ibadah syukur, jemaat menandai peringatan masuknya Injil tersebut dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung permanen Taman Kanak-Kanak (TK) Pniel Kotaraja, Kamis (5/2).
Ketua Panitia Pembangunan, Benhur Tomi Mano, mengungkapkan bahwa pembangunan ini merupakan kerinduan jemaat yang telah dinantikan selama puluhan tahun. Pasalnya, sejak berdiri 23 tahun silam, TK Pniel Kotaraja belum memiliki gedung mandiri.
“Selama ini, proses belajar mengajar masih menumpang di aula atau lantai dua Gedung Serbaguna yang sebenarnya diperuntukkan bagi kegiatan Sekolah Minggu dan persekutuan remaja. Kondisi ini memicu jemaat untuk bergerak menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak,” ujar pria yang akrab disapa BTM tersebut.
Pembangunan gedung baru ini direncanakan mengusung konsep Minimalis Modern dengan struktur dua lantai berbentuk L. Desain ini dipilih untuk memaksimalkan luas lahan yang tersedia agar tetap fungsional dan estetis.
Berdasarkan rencana teknis, lantai satu akan difokuskan untuk ruang kelas, kantor, ruang bermain, dan toilet. Sementara lantai dua dengan luas sekitar 240 meter persegi akan difungsikan sebagai ruang serbaguna, ruang makan, serta area pendukung lainnya.
“Tujuannya jelas, kami ingin menyediakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif sehingga proses pendidikan anak usia dini dapat berjalan optimal,” tambah BTM.
Proyek besar ini diperkirakan menelan biaya sebesar Rp3 miliar lebih. Dari total tersebut, dialokasikan khusus untuk pekerjaan fisik, mulai dari pematangan lahan, struktur beton bertulang, hingga pengadaan fasilitas sanitasi dan landscaping.