alexametrics
31.7 C
Jayapura
Monday, May 16, 2022

Guru dan Siswa Harus Nyambung Dalam Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran

JAYAPURA- Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Papua, Drs. Adrian Howay, M.M mengatakan, dengan adanya wabah Virus Corona atau Covid-19 saat ini, maka para siswa di sekolah-sekolah selama beberapa bulan ini telah belajar dari rumah. 

 Oleh karena itu, menurut Howay, untuk daerah-daerah yang menjadi zona merah, kuning, dan hijau untuk belajar dari rumah tetap menjadi fokus bagi pihaknya dalam mendukung proses belajar mengajar menggunakan sarana dan prasaran teknologi yang ada untuk belajar dari rumah. 

Kepala LPMP Provinsi Papua, Drs. Adrian Howay, M.M ( FOTO: Yewen/Cepos)

“Kami sedang fasilitasi, sehingga proses belajar mengajar antara guru dan siswa itu harus nyambung dengan memanfaatkan teknologi yang ada guna memfasilitasi pembelajaran bagi para anak-anak,” katanya kepada Cenderawasih Pos di Aula LPMP Provinsi Papua di Kotaraja Distrik Abepura Kota Jayapura, minggu pekan lalu. 

Baca Juga :  Ave Lefaan: Politik Tidak Boleh Menganggu Toleransi di Papua

Kata Howay, proses belajar mengajar yang dilakukan dari rumah melalui media electronik seperti RRI dan TVRI, tetapi pihaknya kini mendorong dengan program Kemendikbud yang disebut dengan rumah belajar.

“Rumah belajar ini sendiri sudah ada paket-paket pembelajaran, tinggal bagaimana kami fasilitasi untuk nyambungkan dengan teman-teman guru di sekolah,” ucap mantan Kepala LPMP Provinsi Papua Barat ini. 

Howay menyatakan, dengan adanya rumah belajar ini tentu mempermudah para guru dan siswa dalam proses belajar mengajar, sebab di rumah belajar sendiri semua bahan ngajar sudah ada. “Tinggal kita fasilitasi teman-teman di sekolah untuk memanfaatkan rumah belajar ini,” ujarnya. (bet/wen)

JAYAPURA- Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Papua, Drs. Adrian Howay, M.M mengatakan, dengan adanya wabah Virus Corona atau Covid-19 saat ini, maka para siswa di sekolah-sekolah selama beberapa bulan ini telah belajar dari rumah. 

 Oleh karena itu, menurut Howay, untuk daerah-daerah yang menjadi zona merah, kuning, dan hijau untuk belajar dari rumah tetap menjadi fokus bagi pihaknya dalam mendukung proses belajar mengajar menggunakan sarana dan prasaran teknologi yang ada untuk belajar dari rumah. 

Kepala LPMP Provinsi Papua, Drs. Adrian Howay, M.M ( FOTO: Yewen/Cepos)

“Kami sedang fasilitasi, sehingga proses belajar mengajar antara guru dan siswa itu harus nyambung dengan memanfaatkan teknologi yang ada guna memfasilitasi pembelajaran bagi para anak-anak,” katanya kepada Cenderawasih Pos di Aula LPMP Provinsi Papua di Kotaraja Distrik Abepura Kota Jayapura, minggu pekan lalu. 

Baca Juga :  Antisipasi Arus Balik, Ratusan Personel Diterjunkan di Pelabuhan Laut Jayapura

Kata Howay, proses belajar mengajar yang dilakukan dari rumah melalui media electronik seperti RRI dan TVRI, tetapi pihaknya kini mendorong dengan program Kemendikbud yang disebut dengan rumah belajar.

“Rumah belajar ini sendiri sudah ada paket-paket pembelajaran, tinggal bagaimana kami fasilitasi untuk nyambungkan dengan teman-teman guru di sekolah,” ucap mantan Kepala LPMP Provinsi Papua Barat ini. 

Howay menyatakan, dengan adanya rumah belajar ini tentu mempermudah para guru dan siswa dalam proses belajar mengajar, sebab di rumah belajar sendiri semua bahan ngajar sudah ada. “Tinggal kita fasilitasi teman-teman di sekolah untuk memanfaatkan rumah belajar ini,” ujarnya. (bet/wen)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/