

Tiga pelaku pencurian, MA (16), KM (14) dan PB (14) difoto sambil memegang barang bukti di Mapolsek Heram, Senin (1/4). (Foto/Humas Polda)
JAYAPURA – Sebuah sekolah di Waena dilaporkan menjadi objek pencurian. Sejumlah inventaris sekolah dicuri. Setelah ditelusuri dari rekaman CCTV ternyata terekam aktifitas tiga pemuda yang melakukan pencurian.
Mirisnya, usai diamankan diketahui jika para pelaku masih berstatus pelajar. Ketiganya masing-masing berinisial MA (16), KM (14) dan PB (14) dan kini harus berurusan dengan pihak kepolisian.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon melalui Kapolsek Heram AKP Frengky Rumbiak menjelaskan bahwa kasus ini terjadi pada 28 Maret lalu di Sekolah Yapis Pembangunan V Waena Distrik Heram.
Kapolsek menerangkan, berawal dari pengaduan masyarakat bernama Bambang yang melaporkan bahwa pihaknya perwakilan dari SMP Pembangunan V Yapis Waena telah hilang dicuri barang inventaris milik sekolah dan baru diketahui pagi harinya.
Adapun barang sekolah yang hilang dicuri berupa 25 unit Laptop merk Acer dan satu unit speaker merk Fahrenheit warna hitam. “Atas peristiwa tersebut pelapor dang membuat laporan polisi selaku pihak sekolah,” kata Kapolsek, Senin (1/4).
Merespon laporan yang ada tim opsnal unit reskrim Polsek Heram langsung bertindak cepat lakukan penyelidikan hingga pada Sabtu (30/3) identitas pelaku berhasil diketahui.
“Saat mengetahui identitas salah satu pelaku yakni MA Alias Angga, tim langsung mendatangi rumahnya dan membawanya ke Mapolsek Heram,” ungkap Kapolsek.
Page: 1 2
Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…
Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…
Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…
Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…
Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…