Categories: BERITA UTAMA

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Sebelumnya Minta Tebusan Ratusan Juta

MERAUKE– Dua kapal nelayan Indonesia yang tertangkap oleh tentara PNG sekitar bulan Februari 2026 lalu karena masuk ke wilayah negara tetangga tersebut dibakar oleh pihak tentara PNG. ‘’Sekitar bulan Februari kemarin itu, ada 2 kapal nelayan kita asal Indonesia ditangkap oleh tentara PNG,’’ kata Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Papua Selatan Taufik Latarissa kepada wartawan di Merauke, Rabu (18/3).

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp 250 juta untuk kapal pertama. Lalu untuk kapal yang ukurannya lebih besar diminta tebusan Rp 350 juta, laptop 10 dan HP antara 5-10 unit. Taufik menjelaskan, para nelayan tersebut baru dibebaskan setelah permintaan tebusan dipenuhi.

‘’Jadi kapal mereka dibakar terlebih dahulu, setelah kapal dibakar mereka minta tebusan untuk kapal pertama yang ukuran agak kecil Rp 250 juta. Kemudian kapal kedua yang agar besar uang Rp 350 juta ditambah laptop 10 unit dan HP antara 5-10 unit,’’ katanya.

Taufik menjelaskan, para nelayan tersebut dibebaskan setelah membayar tebusan yang diminta para tentara tersebut. Taufik yang juga anggota DPRK Merauke ini menjelaskan bahwa selama ini, jika ada nelayan yang ditangkap otoritas atau tentara PNG melalui persidangan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Wali Kota: Awasi Pembangunan di Kawasan Rawan Bencana!

  Perhatian tersebut terutama menyangkut aktivitas pembangunan di kawasan yang memiliki potensi rawan bencana, seperti…

10 hours ago

Jangan Biarkan Warga Sipil Jadi Korban Konflik

  Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP) memberikan perhatian serius terhadap pernyataan-pernyataan yang disampaikan…

11 hours ago

Layanan Publik Harus Tepat Waktu dan Bebas Pungli

   Abisai menegaskan, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara konsisten sesuai standar dan waktu yang…

15 hours ago

Pemprov Bentuk Tim Aset Untuk Tangani Sengketa Tanah

  Gubernur Papua, Matius Fakhiri mengatakan, pembentukan tim dilakukan untuk memastikan kejelasan status dan riwayat…

15 hours ago

Perkuat Tata Kelola Daerah, Pemprov Bentuk Tiga OPD Baru

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua membentuk tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru sebagai bagian dari upaya…

22 hours ago

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

23 hours ago