Categories: BERITA UTAMA

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

JAYAPURA – Isu pembubaran Majelis Rakyat Papua (MRP) muncul pada awal Maret 2026 kini semakin mengema diseluruh tanah Papua. Wacana ini muncul setelah senator asal Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor menilai lembaga tersebut tidak maksimal membela hak dasar Orang Asli Papua (OAP) dan hanya membebani anggaran.

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan MRP adalah lembaga konstitusional, memiliki peran penting sebagai pelindung OAP, dan tidak bisa dibubarkan begitu saja.

Berbagai tangapan pun datang dari berbagai kalangan masyarakat tak terkecuali para akademisi, salah satunya Dosen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Pemerintah (FISIP) Universitas Cenderawasih (Uncen), Prof. Dr. Drs. Avelinus Lefaan, BA, MS.

Kepada Cenderawasih Pos Prof Ave mengatakan bahwa lembaga tersebut tidak bisa dibubarkan begitu saja. Mengingat keberadaan MRP di tanah Papua memiliki dasar hukum yang jelas dalam Undang-Undang Otonomi Khusus Papua Nomor 2 Tahun 2021. MRP ini hadir karena adanya Otonomi Khusus di Tanah Papua untuk menjaga hak-hak dasar Orang Asli Papua. Jadi tidak bisa dibubarkan hanya dengan kata-kata.

Namun disatu sisi guru besar Uncen itu menyampaikan bahwa setiap orang berhak untuk memberi kritik, masukan dan lainnya terhadap lembaga kultural itu, tetapi harus berlandaskan pada etika.

“Setiap orang Papua berhak memberikan kritikan. Terserah dia adalah seorang anggota DPR RI dan DPD RI di pusat tidak menjadi masalah. Mereka mewakili masyarakat Papua meski setatus anggota legislatif,” jelas Prof Ave kepada Cenderawasih Pos.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

10 hours ago

Dinkes Lanny Jaya Turun Kirimkan Tim Ke 3 Distrik Yang Terdampak Hujan Es

Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…

11 hours ago

Pemprov Papua Pegunungan Minta Bantuan Pusat

Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…

12 hours ago

Bupati Keerom Lantik Ketua Baru Kwarcab Pramuka  Keerom

Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…

18 hours ago

Polres Jayapura Amankan 79 Botol Boplas di Doyo Lama

Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…

19 hours ago

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

1 day ago