

Anak-anak yang mengambil jatah MBG yang didrop oleh Petugas SPPG di salah satu sekolah SD di wilayah Abepura, belum lama ini. Hingga saat ini BGN telah menghentikan sementara 14 SPPG yang dinilai melakukan pelanggaran. (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA-Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 14 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Papua. Belasan dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut belum diperbolehkan beroperasi hingga seluruh persoalan yang menjadi dasar pemberian sanksi diselesaikan.
Dari 14 SPPG yang disuspend, 11 di antaranya berkaitan dengan persoalan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Sementara tiga SPPG lainnya dihentikan akibat kejadian fatal yang berkaitan dengan layanan MBG.
Sebelas SPPG yang disuspend karena persoalan IPAL berada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Kepulauan Yapen. Adapun tiga SPPG yang disuspend akibat kejadian fatal yakni SPPG Abepura Vim 2 dan SPPG Angkasapura di Kota Jayapura serta SPPG Depapre Waiya di Kabupaten Jayapura.
Koordinator Regional BGN Provinsi Papua, Rama Irjayanto Putra Sukoco Borotian, mengatakan penghentian sementara dilakukan sebagai bagian dari evaluasi dan perbaikan fasilitas dapur. Dari sekitar 80 SPPG yang beroperasi di Papua, sebanyak 15 SPPG saat ini terkena suspend.
Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…
Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…
Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…
Ketua Fraksi Kelompok Khusus (Poksus) DPR Papua, Willem Zaman Bonai, menegaskan bahwa masyarakat adat…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen melalui Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura…
“Setiap kegiatan atau program, khususnya pembinaan dan penyaluran bantuan, baik berupa dana maupun alat…