“Yang kena suspend fasilitas, mereka belum bisa beroperasi sampai saat ini karena fasilitasnya masih kurang. Mereka harus melaporkan bahwa fasilitasnya sudah diperbaiki dan sekarang kita dalam tahap pencabutan suspend,” kata Rama saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (10/8).
BGN akan memperketat pengawasan terhadap seluruh SPPG yang beroperasi di Papua. Pemeriksaan dilakukan dengan membandingkan kondisi masing-masing dapur dengan standar dapur yang dinilai paling baik.
Rama mengatakan tim di lapangan akan memeriksa berbagai aspek, termasuk kelengkapan fasilitas dan peralatan dapur. “Ke depan kita akan riset lagi dengan tim-tim kami yang banyak di lapangan. Kita akan cek masing-masing dapur dengan patokan dapur terbaik di Papua, akhirnya dibandingkan dengan dapur lain,” ujarnya.
Kekurangan yang ditemukan dalam pemeriksaan akan dicatat dan menjadi dasar pemberian teguran. SPPG diminta segera melakukan perbaikan sebelum kekurangan tersebut berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.
“Pengawasan diperketat menyusul adanya kejadian gangguan kesehatan yang dikaitkan dengan konsumsi menu MBG di Kabupaten Jayapura,” katanya.
Rama menegaskan, SPPG yang masih berstatus suspend tidak diperbolehkan memberikan layanan MBG kepada sekolah penerima manfaat.
Bersamaan dengan penyerahan diri itu, tujuh pucuk senjata api yang selama ini mereka gunakan turut…
Diduga kuat, si rangkong keluar dari habitatnya karena rumahnya terbakar. Karhutla yang melanda sejumlah wilayah…
Kepala Subbagian Tata Usaha TNGR Astekita Ardiaristo mengatakan pendaki yang sebelumnya menggunakan jalur Senaru atau…
Instruksi lainnya menyangkut perlakuan rumah sakit terhadap pasien. Prabowo meminta tidak ada perbedaan pelayanan antara…
Dari seorang anak yang tumbuh dalam keluarga dengan ayah gangguan jiwa dan ibu yang berjuang…
Teka-teki kepemimpinan di Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya menemui titik terang. Pihak rektorat resmi…