

Catatan Tiga Akademisi Terkait Satu Tahun Kepemimpinan Mari-Yo
Gubernur Papua Matius Fakhiri dan Wakil Gubernur Papua Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen disambut dengan tarian adat setelah dilantik untuk masa jabatan 2025-2030, di Kantor Gubernur Papua, Oktober 2025.
Laporan: Elfira – Gamel_Jayapura
Tepat 8 Oktober mendatang, Gubernur Papua Matius Fakhiri dan Wakil Gubernur Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen genap setahun memimpin Papua. Tentunya terlalu dini jika langsung menyimpulkan jika pembangunan yang dijanjikan belum sesuai harapan. Waktu satu tahun belum bisa merpresentasekan berbagai gagasan dan mimpi yang diusung saat nyalon lalu.
Meski begitu, tantangan dan koreksi kontruktif tetap diperlukan sebagai rambu pengingat agar tetap pada jalur dan tidak meleng apalagi dengan muatan penumpang yang cukup padat. Cenderwawasih Pos mewawancarai tiga akademisi dan mereka berkomentar sesuai kompetensi masing-masing.
Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Cenderawasih, Yakobus Richard, mengatakan evaluasi terhadap kinerja kepala daerah harus dikaitkan dengan visi dan misi yang disampaikan saat kampanye serta amanat Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus) Papua. Menurutnya, semangat Otsus harus diterjemahkan dalam program yang mendukung tiga pilar utama, yakni Papua cerdas, Papua sehat dan Papua produktif. Hasilnya pun harus dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Namun yang hari ini kita lihat sedikit terjadi stagnasi, belum ada kemajuan dan belum ada kemunduran, masih jalan di tempat. Hal ini yang harus dievaluasi karena masa jabatan gubernur cuma lima tahun,” kata Yakobus kepada Cenderawasih Pos, Kamis (24/9) pekan kemarin. Ia mengatakan, publik masih menunggu gebrakan dan inovasi melalui program yang memiliki keberpihakan, pemberdayaan dan perlindungan terhadap kepentingan orang asli Papua (OAP).
Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…
Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…
Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…
Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…
Dalam laporan tersebut, kekayaan Suyudi terdiri atas sejumlah aset tidak bergerak dan bergerak. Untuk tanah…
”Kapolri baru, harapan baru untuk membenahi institusi Polri,” ujar Abdul Rachman Thaha yang akrab disapa…