

Asisten II Setda Kota Jayapura, Widhi Hartanti (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA-Mengantisipasi potensi inflasi yang kerap meningkat menjelang akhir tahun, Pemerintah Kota Jayapura telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, melalui Asisten II Setda Kota Jayapura, Widhi Hartanti, menyampaikan bahwa Pemkot Jayapura bergerak cepat untuk memastikan gejolak harga dapat ditekan sedini mungkin.
“Pemkot Jayapura sudah menyiapkan strategi antisipasi. Salah satunya adalah pelaksanaan pasar murah yang akan dilakukan secara rutin setiap bulan,” ujar Widhi saat dikonfirmasi Cepos, Rabu (26/11).
Langkah ini dinilai efektif untuk membantu masyarakat mengakses bahan kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, Pemkot Jayapura bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) juga memperketat pemantauan harga di seluruh pasar, baik pasar tradisional maupun modern.
“Pemantauan ini dilakukan guna memastikan tidak ada lonjakan harga yang tidak wajar serta menjaga ketersediaan pasokan komoditas,” ungkapnya.
“Hasil pantauan tim di lapangan, belum ada kenaikan harga yang signifikan, masih normal,” lanjutnya
Kata Widhi, berdasarkan data terbaru, kondisi inflasi nasional menunjukkan angka sebagai berikut: IHK Nasional: 108,74, Inflasi Bulanan: 0,21%, Inflasi Tahun Kalender: 1,82%
Inflasi Tahunan: 2,65%.
Page: 1 2
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…
BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…