Categories: METROPOLIS

Angka Kemiskinan Naik 12,03 Persen, Bapperida Dorong Penguatan Data

JAYAPURA – Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) memperkuat penggunaan data dalam penyusunan program penanggulangan kemiskinan.

  Hal tersebut disampaikan Kepala Bapperida Kota Jayapura, Dr. Robby Kepas Awi, SE., MM., dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Tingkat Kota Jayapura Semester I Tahun 2026 di Hotel Suni Abepura, Kamis (20/8).

   Robby menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jayapura, tingkat kemiskinan pada 2023 tercatat 10,5 persen atau sekitar 32.790 jiwa. Angka tersebut meningkat menjadi 10,72 persen pada 2024 atau sekitar 33.840 jiwa.

   Sementara pada 2025, tingkat kemiskinan kembali meningkat menjadi 12,03 persen atau sekitar 38.330 jiwa. Kondisi tersebut menunjukkan adanya penambahan jumlah penduduk miskin yang perlu segera ditangani secara bersama-sama.

  “Baseline kita tahun 2024 sebesar 10,72 persen. Dalam target RPJMD, pada 2025 seharusnya turun menjadi 10,62 persen. Namun target tersebut belum tercapai, justru meningkat menjadi 12,03 persen,” ujar Robby.

   Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena penanggulangan kemiskinan merupakan salah satu agenda prioritas pembangunan Kota Jayapura.

   Karena itu, Rakor Penanggulangan Kemiskinan Semester I 2026 diarahkan untuk mengevaluasi capaian program sebelumnya sekaligus mengidentifikasi kendala dan tantangan yang dihadapi di lapangan.

   Robby menegaskan, salah satu langkah penting yang harus dilakukan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan adalah menggunakan data sebagai dasar dalam menyusun program, kegiatan maupun subkegiatan penanggulangan kemiskinan.

  “Strategi yang harus kita putuskan adalah menggunakan data untuk menyusun program kegiatan dan subkegiatan. Data harus menjadi dasar intervensi pemerintah,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pemain Berharap Suporter  Tetap Berikan Dukungan

Pemain Persipura Jayapura, Rafael Sunuk meminta seluruh masyarakat Papua maupun pecinta Persipura untuk tetap memberikan…

3 hours ago

Kabut Asap Kian Parah di Boven Digoel, Sekolah Diliburkan Tiga Hari

Kebijakan ini diambil menyusul kabut asap dan kondisi kualitas udara yang berpotensi membahayakan kesehatan serta…

4 hours ago

Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Targetkan Eliminasi MalariaTahun 2027

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya Rudi Aibesa, S.KM, M.Kes menyatakan pelatihan yang melibatkan dokter…

5 hours ago

Kini di Mimika Beli Minyak Tanah Pakai Barcode

Melalui kebijakan baru ini, setiap warga yang sudah terdaftar berhak membeli minyak tanah hingga 20…

6 hours ago

Seorang Mahasiswa Ditemukan Tewas di Pasar Lama Sentani, Diduga Dibunuh?

Seorang mahasiswa berinisial ND (27) ditemukan meninggal dunia di kawasan Pasar Lama Sentani, Kabupaten Jayapura,…

7 hours ago

Pemkab Merauke Perkuat Pemetaan Wilayah Rawan Karhutla

Pemerintah Kabupaten Merauke memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemetaan wilayah rawan…

8 hours ago