Categories: METROPOLIS

Gubernur Minta TPID Kawal Harga Bapok

JAYAPURA – Gubernur Papua, Matius D Fakhiri meminta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kabupaten/kota dan provinsi untuk melakukan pemantauan harga bahan pokok jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini untuk menjaga kestabilan harga di sembilan kabupaten/kota.

“Sehingga ketika memasuki Nataru, harga barang tetap stabil dan bahan pokok tersedia. Masyarakat pun bisa merayakan Natal di kampungnya masing-masing,” kata gubernur kepada wartawan, usai Rapat Koordinasi TPID Provinsi Papua, Rabu (26/11).

Gubernur berharap stok barang terjamin dan jangan sampai ada permainan harga. Termasuk perlunya mengantisipasi pergeseran masyarakat dari kota ke kabupaten jelang Nataru nanti.

“Seiring dengan pergeseran masyarakat dari kota ke kabupaten, maka saya harap di kabupaten juga sudah siap. Karena jika banyak pembeli otomatis mengurangi stok di daerah tersebut, saya harap di kabupaten/kota juga mempersiapkan kestabilan harga dan bahan pokok,” ujarnya.

Gubernur mengatakan, dinamika ekonomi global dan nasional masih penuh ketidakpastian. Berbagai tantangan, mulai dari fluktuasi harga komoditas global, hingga gangguan rantai pasokan, secara langsung maupun tidak langsung berdampak pada tingkat inflasi di Provinsi Papua.

Pemerintah melalui Mendagri secara rutin, setiap minggu melaksanakan Rakor Pengendalian Inflasi yang diikuti oleh TPID. Rakor inflasi dilaksanakan agar Pemda dapat memonitor pergerakan harga pasar, memastikan pasokan bahan pokok stabil, kelancaran transportasi dan distribusi, serta menjaga harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

“Apresiasi kepada TPID Provinsi Papua yang telah bekerja dan berkinerja dengan maksimal sehingga angka inflasi kita tetap terjaga,” ujarnya.

Sebagaimana menurut data BPS, pada Oktober 2025, Provinsi Papua mengalami inflasi tahun ke tahun sebesar 0,53 persen. Namun Secara umum, Provinsi Papua telah sukses menjaga inflasi tetap berada di kisaran 2,5 persen plus minus 1 persen, angka ini adalah titik keseimbangan agar baik produsen maupun konsumen sama-sama diuntungkan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Motif Pembunuhan  Anak Kandung Diduga Persoalan Internal Keluarga

Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…

2 days ago

Ada 4 Laporan Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim

​Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…

2 days ago

Angka Kemiskinan Naik 12,03 Persen, Bapperida Dorong Penguatan Data

- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…

2 days ago

Disorot DPRP, Gubernur Diminta Jelaskan Sisa Dana Cadangan

–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…

2 days ago

Salah Gunakan Izin Tinggal, Dua Warga Cina Dideportasi

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…

2 days ago

​Bukti Medis Diklaim Luka Tembak Peluru Karet

BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…

2 days ago