

Situasi di pantai Holltekan, gelombang laut terlihat tinggi, tak ada seorangpun yang berani mendekat, Rabu (18/3) (foto:Foto: Jimi/Cepos)
Pemukaan Air Naik, Dianggap Berbahaya Bagi Keselamatan
JAYAPURA – Kunjungan wisata saat libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah nantinya diperkirakan akan terjadi di kawasan Pantai Holtekamp dan sekitarnya. Namun, di balik pesona garis pantainya yang membentang indah di pantai itu, tersimpan potensi bahaya yang tak bisa diabaikan.
Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi sejak November dan diperkirakan berakhir pada April 2026 mendatang. Karena itu ia mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak rekomendasikan mandi apalagi berenang di pantai. Hal ini Orgenes sampaikan mengingat arus laut sementara ini sangat berbahaya.
Meski demikian ia tidak melarang masyarakat Kota Jayapura dan sekitarnya untuk berwisata di pantai itu, namun perlu di pahami harus mengutamakan keamanan terlebih dahulu dan jangan mengabaikan rambu-rambu yang telah dipasangkan.
“Untuk saat ini arus di pantai masih kuat, gelombang tinggi ini terjadi sejak November 2025 lalu hingga sekarang ini (Maret 2026) meski tidak setiap hari. Diprediksikan berakhir pada April 2026 mendatang. Kami sebagai pemilik pantai mengimbau kepada para pengunjung untuk tidak berenang karena gelombang masih tinggi, serta ikuti rambu-rambu yang ada disini,” kata Orgenes kepada Cenderawasih Pos, Rabu (18/3).
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…