Wednesday, March 25, 2026
27.4 C
Jayapura

Berangkat Mei, Calon Jamaah Haji Papua Terbagi Tiga Kloter

JAYAPURA – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) secara Nasional, telah mengumumkan Rencana Perjalanan Ibadah Haji (RPH) Reguler Tahun 1447H/2026, yang akan menjadi acuan penyelenggaraan ibadah haji bagi calon jamaah Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj dan Umrah Papua, H. Musa Narwawan, S.Ag, M.M menyebutkan bahwa persiapan perjalanan Haji 1447H/2026 Provinsi Papua telah mencapai 95, 9 persen.

Untuk jadwal keberangkatan, jemaah haji Papua direncanakan tergabung dalam tiga (3) Kloter 27, 29, dan 31. Khusus Kloter 27, jemaah dijadwalkan rencana masuk Asrama Haji pada, 10 Mei 2026. Akan tetapi kata Musa, jadwal tersebut belum dapat dipastikan, namun yang pasti jemaah asal Papua di terbangkan ke embarkasi Makasar di Mei 2026 mendatang.

Baca Juga :  Data Ulang Harga Pangan Riil di Pasar, Sebagai Dasar Revisi Juknis Biaya MBG

“Setelah melalu rapat pembentukan Kloter di Embarkasi Makassar, Papua mendapatkan kloter, 27, 29, dan 31, masuk PO ada Gelombang II, dijadwalkan berangkat bulan Mei (2026),” ungkapnya.

Di satu sisi Kepala Kanwil Kemenhaj Papua itu menyebut dari segi pemeriksaan kesehatan jemaah haji sangat diperketat. Ia memastikan seluruh jemaah yang telah melakukan pelunasan telah melewati tahapan pemeriksaan kesehatan atau istithaah.

Proses pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan standar yang lebih ketat. Kesiapan fisik jemaah menjadi syarat utama, tidak hanya kesiapan mental. Meski pemeriksaan kesehatan diperketat sejak awal, musa memastikan layanan medis selama pelaksanaan haji tetap menjadi prioritas utama pemerintah. Kesehatan jemaah akan terus dipantau dan dilayani selama berada di Tanah Suci.

Baca Juga :  Harta Kekayaan PPNI Papua Paling Rendah di Indonesia

“Terkait dengan kesehatan ini, layanan medis tetap tidak terlewatkan karena kesehatan para jemaah tetap menjadi fokus utama,” ujarnya.

JAYAPURA – Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) secara Nasional, telah mengumumkan Rencana Perjalanan Ibadah Haji (RPH) Reguler Tahun 1447H/2026, yang akan menjadi acuan penyelenggaraan ibadah haji bagi calon jamaah Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj dan Umrah Papua, H. Musa Narwawan, S.Ag, M.M menyebutkan bahwa persiapan perjalanan Haji 1447H/2026 Provinsi Papua telah mencapai 95, 9 persen.

Untuk jadwal keberangkatan, jemaah haji Papua direncanakan tergabung dalam tiga (3) Kloter 27, 29, dan 31. Khusus Kloter 27, jemaah dijadwalkan rencana masuk Asrama Haji pada, 10 Mei 2026. Akan tetapi kata Musa, jadwal tersebut belum dapat dipastikan, namun yang pasti jemaah asal Papua di terbangkan ke embarkasi Makasar di Mei 2026 mendatang.

Baca Juga :  Trayek B3, B4 dan Terminal Bayangan Dihapus

“Setelah melalu rapat pembentukan Kloter di Embarkasi Makassar, Papua mendapatkan kloter, 27, 29, dan 31, masuk PO ada Gelombang II, dijadwalkan berangkat bulan Mei (2026),” ungkapnya.

Di satu sisi Kepala Kanwil Kemenhaj Papua itu menyebut dari segi pemeriksaan kesehatan jemaah haji sangat diperketat. Ia memastikan seluruh jemaah yang telah melakukan pelunasan telah melewati tahapan pemeriksaan kesehatan atau istithaah.

Proses pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan standar yang lebih ketat. Kesiapan fisik jemaah menjadi syarat utama, tidak hanya kesiapan mental. Meski pemeriksaan kesehatan diperketat sejak awal, musa memastikan layanan medis selama pelaksanaan haji tetap menjadi prioritas utama pemerintah. Kesehatan jemaah akan terus dipantau dan dilayani selama berada di Tanah Suci.

Baca Juga :  Hasil Autopsi, Diduga Bayi Dibunuh Setelah Lahir

“Terkait dengan kesehatan ini, layanan medis tetap tidak terlewatkan karena kesehatan para jemaah tetap menjadi fokus utama,” ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya