JAYAPURA-Kapolsek Heram, AKP. Frengky Rumbiak menyampaikan menjelang akhir tahun, biasanya angka kriminalitas di wilayah Hukum Polsek Heram cenderung meningkat. Hal ini disebabkan karena berbagai faktor. Salah satunya karena peredaran miras yang cukup tinggi.
Karena itu, mulai dari sekarang pihak Polsek Heram, akan semakin masif melakukan patroli serta memberantas peredaran miras di wilayah tersebut. Sebab menurutnya peredaran miras di Heram, paling tinggi dari wilayah lain di Kota Jayapura, dan parahnya lagi justru mendominasi miras oplosan.
โSemua kasus kriminalitas di Polsek Heram itu terjadi karena miras, mulai dari kasus curas, sampai penganiayaan semuanya karena faktor miras,โ kata Kapolsek Heram AKP Frengky Rumbiak, kepada Cenderwasih Pos, Minggu (1/10).
Diapun menyampaikan angka kriminalitas yang paling sering terjadi di Polsek Heram itu, diantaranya Lakalantas, Pencurian, dan Penganiayaan. Tiga kasus ini didomoniasi oleh anak muda.
โSemua itu karena miras, karena sebelum mereka melakukan kejahatan, pastinya minum mabuk dulu persoalan ini yang menjadi atensi kami, sehingga peredaran miras di Heram ini bisa ditekan menurun,โ tandasnya.
Sebab, lanjutnya walaupun mereka masiv melakukan patroli, terhadap penjualan miras ilegal, namun karena para pelaku dan pembeli bermain kucing kucingan sehingga sedikit menjadi kendala bagi pihak Polsek Heram dalam memberantas peredaran miras tersebut.
โHampir setiap hari, 1 kali 24 jam kami gelar patroli di setiap wilayah, namun persoalannya di saat kami tanya ke pembeli terkait tempat jual miras ilegal ini, mereka juga tidak mau kasih tau, ini yang menjadi kendala,โ kata Kapolsek.
Selain patroli rutin, juga mereka masif memberikan sosialisasi kepada masyarakat, terkait pencegahan tindakan kriminalitas. Namun memang hal itu bukan pekerjaan mudah untuk dapat diselesaikan. Namun membutuhkan sinergitas, terutama dari masyarakat itu sendiri.
โPerlu kesadaran masyarakat, karena dengan begitu segala bentuk persoalan bisa kita atasi, karena tidak bisa hanya mengandalkan kami aparat, tapi kesadaran masyarakat sebenarnya paling utama,โ ujarnya.
Kapolsek Heram juga mengaku bahwa wilayah Heram merupakan pusat tempat lokalisasi maupun hiburan. Hal ini juga menjadi kendala, hingga tingginya kasus kriminal. Adapun langkah yang mereka bangun selama ini dengan melakukan patroli di setiap tempat hiburan yang ada. Serta dengan membatasi jam aktifitas bagi para pengujung.
โKami sudah himbau dan buat aturan, terutama di tempat hiburan, aktifitas hanya sampai jam 10 malam, lewat dari itu, maka wajib dikenakan sanksi,โ tegasnya.
Pada akhirnya dia menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar menjelang akhir tahun 2023 ini, diharapkan masing masing pihak terutama masyarakat, dapat menjaga situasi kamtibmas, agar situasi di wilayah hukum Polsek Heram tetap kondusif.
โKami harap agar, semua pihak saling bersinergi menjaga situasi di wilayah Heram ini tetap kondusif, terutama dalam memberantas peredaran miras,โ pungkasnya. (rel/tri)