Friday, January 2, 2026
24.7 C
Jayapura

Dua Balita di Kelurahan Kamoro Jaya Kena Campak

MIMIKA – Dua balita di kelurahan Kamoro Jaya dilaporkan terkena campak di Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah. Lurah Kamoro Jaya, Musdahlifa menyebut dua balita yang terpapar campak merupakan bayi kembar beda jenis kelamin.

Kata Musdahlifa, kedua balita yang merupakan anak dari warga RT 05, itu kini telah mendapat penanganan. Saat ini, pihak kelurahan kini masih menunggu hasil pemeriksaan sempel terakhir. “Dua hari kemarin, sudah survei turun di lapangan, nanti kita tinggal menunggu input hasilnya seperti apa karena ada dua kasus kemarin, anak kembar,” katanya.

Perlu diketahui, Kabupaten Mimika kini sedang dalam status Kasus Luar Biasa (KLB) lantaran sedang terjadi tren kenaikan kasus campak. Lanjut dikatakan, pasca temuan kasus campak itu, pihak kelurahan kini tengah gencar melaksanakan vaksinasi secara masif.

Baca Juga :  Kecewa, di Akhir Periode Tak Ada Paripurna

Imunisasi didorong di Kelurahan Kamoro Jaya karena kata Musdahlifa, cakupan imunisasi belum mencapai target. Musdahlifa pun mengajak warganya dapat lebih disiplin membawa imunisasi anaknya, khususnya untuk mencegah wabah campak. Ia juga mengharapkan kesadaran masyarakat.

“Terutama orang tua yang punya anak karena tumbuh kembang anak ini bergantung pada seribu hari kelahiran mereka. Saya harap mudah-mudahan tidak terjadi penularan yang lebih tinggi lagi,” ungkapnya.

Musdahlifa mengatakan, Tim Survei Cakupan Imunisasi Komunitas (SCK) Dinas Kesehatan sudah turun melakukan pendataan dan mengambil sampel dari 23 rumah pada Senin 22 September. (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Kantor Lurah Kebun Sirih Dibobol Maling, Seperangkat Komputer Raib

MIMIKA – Dua balita di kelurahan Kamoro Jaya dilaporkan terkena campak di Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah. Lurah Kamoro Jaya, Musdahlifa menyebut dua balita yang terpapar campak merupakan bayi kembar beda jenis kelamin.

Kata Musdahlifa, kedua balita yang merupakan anak dari warga RT 05, itu kini telah mendapat penanganan. Saat ini, pihak kelurahan kini masih menunggu hasil pemeriksaan sempel terakhir. “Dua hari kemarin, sudah survei turun di lapangan, nanti kita tinggal menunggu input hasilnya seperti apa karena ada dua kasus kemarin, anak kembar,” katanya.

Perlu diketahui, Kabupaten Mimika kini sedang dalam status Kasus Luar Biasa (KLB) lantaran sedang terjadi tren kenaikan kasus campak. Lanjut dikatakan, pasca temuan kasus campak itu, pihak kelurahan kini tengah gencar melaksanakan vaksinasi secara masif.

Baca Juga :  Kecewa, di Akhir Periode Tak Ada Paripurna

Imunisasi didorong di Kelurahan Kamoro Jaya karena kata Musdahlifa, cakupan imunisasi belum mencapai target. Musdahlifa pun mengajak warganya dapat lebih disiplin membawa imunisasi anaknya, khususnya untuk mencegah wabah campak. Ia juga mengharapkan kesadaran masyarakat.

“Terutama orang tua yang punya anak karena tumbuh kembang anak ini bergantung pada seribu hari kelahiran mereka. Saya harap mudah-mudahan tidak terjadi penularan yang lebih tinggi lagi,” ungkapnya.

Musdahlifa mengatakan, Tim Survei Cakupan Imunisasi Komunitas (SCK) Dinas Kesehatan sudah turun melakukan pendataan dan mengambil sampel dari 23 rumah pada Senin 22 September. (mww/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Baca Juga :  Kelola Dana Otsus Rp16 Miliar, Ini Yang Akan Dilakukan Disnakertrans Mimika

Berita Terbaru

Artikel Lainnya