Friday, March 13, 2026
23.2 C
Jayapura

Kasus Campak di Mimika Meningkat

Namun, di tahun 2025 jumlah kasus campak kembali meningkat, hingga menembus angka 524 kasus. Dinas Kesehatan lalu mengirim 348 sampel untuk diuji di Surabaya. Dari jumlah itu, 120 sampel tercatat positif campak. Status KLB pun kembali ditetapkan.

Dinas Kesehatan lalu kemali mengejar percepatan imunisasi dengan langsung mendatangi rumah-rumah dimana terdapat bayi dan anak-anak.

Sementara itu, meski di tahun 2025 pemerintah berhasil menurunkan angka pennyebaran kasus campak, namun di awal tahun 2026 tren kasus kembali menunjukkan adanya kenaikan. Sebanyak 29 kasus diduga campak kembali ditemukan pada awal Januari, dan tersebar di beberapa puskesas di dalam kota Timika.

Kendati demikian, di awal tahun 2026 telah ada 29 kasus terduga campak yang tersebar di beberapa Puskesmas. Namun, Kamaludin menegaskan bahwa angka ini masih bersifat dugaan dan belum diperkuat dengan hasil laboratorium. (mww/wen)

Baca Juga :  Bentuk Tim Kesehatan Terpadu Untuk Layani Masyarakat

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 

Namun, di tahun 2025 jumlah kasus campak kembali meningkat, hingga menembus angka 524 kasus. Dinas Kesehatan lalu mengirim 348 sampel untuk diuji di Surabaya. Dari jumlah itu, 120 sampel tercatat positif campak. Status KLB pun kembali ditetapkan.

Dinas Kesehatan lalu kemali mengejar percepatan imunisasi dengan langsung mendatangi rumah-rumah dimana terdapat bayi dan anak-anak.

Sementara itu, meski di tahun 2025 pemerintah berhasil menurunkan angka pennyebaran kasus campak, namun di awal tahun 2026 tren kasus kembali menunjukkan adanya kenaikan. Sebanyak 29 kasus diduga campak kembali ditemukan pada awal Januari, dan tersebar di beberapa puskesas di dalam kota Timika.

Kendati demikian, di awal tahun 2026 telah ada 29 kasus terduga campak yang tersebar di beberapa Puskesmas. Namun, Kamaludin menegaskan bahwa angka ini masih bersifat dugaan dan belum diperkuat dengan hasil laboratorium. (mww/wen)

Baca Juga :  Tak Sepenuhnya Salah Dinkes dan Disdik

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

 

Berita Terbaru

Artikel Lainnya