alexametrics
24.7 C
Jayapura
Saturday, May 21, 2022

Targetkan Tiap Hari 70-an Warga Pasar Lama Ikut Rapid Test

Salah seorang anak saat menjalani Rapid Test dari petugas kesehatan di Pasar Lama Sentani, Jumat (24/4).(FOTO: Robert Cepos Foto)

SENTANI-Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura, Khairul Lie mengatakan, pihaknya terus melakukan pemeriksaan Rapid Test bagi warga di Pasar Lama Sentani.

“Setiap hari kita targetkan 50-70 orang ikuti Rapid Test,”kata Khairul Lie saat dihubungi Cenderawasih Pos melalui sambungan teleponnya, Jumat (24/4) kemarin.

Dia mengatakan, ada sekitar 3 ribuan warga di Kompoleks Pasar Lama. Namun tidak semua warga tersebut akan mengikuti Rapid Test.  Sejauh ini pihaknya masih mengalami keterbatasan untuk jumlah alat Rapid Test.

“Yang ada saat ini baru seribuan, kita tidak mungkin bisa melayani semua warga yang ada di situ,” jelasnya.

Baca Juga :  Kampung Karya Bumi Kembali Dipalang

Pemeriksaan terhadap warga yang ada di Pasar Lama dilakukan berdasarkan riwayat kontak darurat dan dilakukan di wilayah yang dianggap cukup banyak warga yang sudah dinyatakan positif Covid-19.

Dia mengatakan, untuk warga yang hasilnya reaktif di dalam proses pemeriksaan Rapid Test itu tetap diarahkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Disamping itu, petugas kesehatan  juga akan melakukan pemeriksaan swab tenggorokan untuk memastikan positif atau tidaknya seseorang.

“Meskipun dari hasil pemeriksaan Rapid Test ini, seseorang sudah positif, namun kepastiannya setelah melalui pemeriksaan swab tenggorokan,” paparnya. (roy/tho)

Salah seorang anak saat menjalani Rapid Test dari petugas kesehatan di Pasar Lama Sentani, Jumat (24/4).(FOTO: Robert Cepos Foto)

SENTANI-Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jayapura, Khairul Lie mengatakan, pihaknya terus melakukan pemeriksaan Rapid Test bagi warga di Pasar Lama Sentani.

“Setiap hari kita targetkan 50-70 orang ikuti Rapid Test,”kata Khairul Lie saat dihubungi Cenderawasih Pos melalui sambungan teleponnya, Jumat (24/4) kemarin.

Dia mengatakan, ada sekitar 3 ribuan warga di Kompoleks Pasar Lama. Namun tidak semua warga tersebut akan mengikuti Rapid Test.  Sejauh ini pihaknya masih mengalami keterbatasan untuk jumlah alat Rapid Test.

“Yang ada saat ini baru seribuan, kita tidak mungkin bisa melayani semua warga yang ada di situ,” jelasnya.

Baca Juga :  Jalan Depapre-Doromena Putus, PU Kerahkan Alat Berat

Pemeriksaan terhadap warga yang ada di Pasar Lama dilakukan berdasarkan riwayat kontak darurat dan dilakukan di wilayah yang dianggap cukup banyak warga yang sudah dinyatakan positif Covid-19.

Dia mengatakan, untuk warga yang hasilnya reaktif di dalam proses pemeriksaan Rapid Test itu tetap diarahkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Disamping itu, petugas kesehatan  juga akan melakukan pemeriksaan swab tenggorokan untuk memastikan positif atau tidaknya seseorang.

“Meskipun dari hasil pemeriksaan Rapid Test ini, seseorang sudah positif, namun kepastiannya setelah melalui pemeriksaan swab tenggorokan,” paparnya. (roy/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/