Wednesday, February 4, 2026
26.6 C
Jayapura

Kendalikan Harga Bapok,Harus Ada Tim Terpadu

SENTANI- Menyikapi instruksi dari Pelaksana Tugas Harian Bupati Jayapura, Hana Hikoyabi, kepada pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura, dinas tersebut telah melakukan inisiatif untuk menggelar rapat bersama dengan sejumlah instansi terkait,  untuk menyikapi dan mengantisipasi terjadinya inflasi di Kabupaten Jayapura.

“Rapat hari ini merupakan tindak lanjut dari survei atau sidak yang sudah dilakukan oleh Plh Bupati pada Selasa (13/12) lalu. Beliau sudah perintahkan kami dalam hal ini Disperindag untuk mengumpulkan semua stakeholder yang berhubungan dengan pengendalian harga dalam rangka perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru,”kata Teofilus Tegai saat dikonfirmasi media ini, Kamis (15/12).

Dikatakan, pertemuan itu dilakukan pihaknya bersama instansi teknis yang berhubungan langsung dengan kegiatan ekonomi di Kabupaten Jayapura. Terutama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan,  Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan dan Peternakan, termasuk dengan Polres Jayapura.

Baca Juga :  Daniel Toto : Sama sama Anak Negeri  Lima Paslon Jangan Saling Menjatuhkan

“Dalam kegiatan ini kami juga menghadirkan  para distributor dan pengecer 9 bahan pokok di Kabupaten Jayapura,”ujarnya.

Lanjut dia, ada beberapa hal teknis yang sudah disepakati bersama dalam rapat bersama tersebut. Pertama, Pemerintah Kabupaten Jayapura harus memiliki tim terpadu.   Yang terdiri dari  OPD yang ada di lingkup pemerintahan Kabupaten Jayapura, juga pihak kepolisian. Sehubungan dengan itu harus ada dasar hukum yang mana menyangkut harga 9 bahan kebutuhan pokok yang dipasarkan harus ada intervensi pemerintah.   “Masyarakat harus dibantu,  tetapi pedagang juga harus untung,”ujarnya.

Setelah tim terpadu itu terbentuk,  selanjutnya akan diupayakan untuk bekerjasama dengan Badan Pengendali Inflasi Daerah (BPID) sesuai dengan arahan pemerintah pusat. (roy/ary)

Baca Juga :  TP PKK Jayapura Kolaborasi Kemenag Gelar Nikah Massal untuk 18 Pasangan

SENTANI- Menyikapi instruksi dari Pelaksana Tugas Harian Bupati Jayapura, Hana Hikoyabi, kepada pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jayapura, dinas tersebut telah melakukan inisiatif untuk menggelar rapat bersama dengan sejumlah instansi terkait,  untuk menyikapi dan mengantisipasi terjadinya inflasi di Kabupaten Jayapura.

“Rapat hari ini merupakan tindak lanjut dari survei atau sidak yang sudah dilakukan oleh Plh Bupati pada Selasa (13/12) lalu. Beliau sudah perintahkan kami dalam hal ini Disperindag untuk mengumpulkan semua stakeholder yang berhubungan dengan pengendalian harga dalam rangka perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru,”kata Teofilus Tegai saat dikonfirmasi media ini, Kamis (15/12).

Dikatakan, pertemuan itu dilakukan pihaknya bersama instansi teknis yang berhubungan langsung dengan kegiatan ekonomi di Kabupaten Jayapura. Terutama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan,  Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan dan Peternakan, termasuk dengan Polres Jayapura.

Baca Juga :  Semangat Gotong Royong, Distrik Nimboran Tegas Perangi Miras dan Narkoba

“Dalam kegiatan ini kami juga menghadirkan  para distributor dan pengecer 9 bahan pokok di Kabupaten Jayapura,”ujarnya.

Lanjut dia, ada beberapa hal teknis yang sudah disepakati bersama dalam rapat bersama tersebut. Pertama, Pemerintah Kabupaten Jayapura harus memiliki tim terpadu.   Yang terdiri dari  OPD yang ada di lingkup pemerintahan Kabupaten Jayapura, juga pihak kepolisian. Sehubungan dengan itu harus ada dasar hukum yang mana menyangkut harga 9 bahan kebutuhan pokok yang dipasarkan harus ada intervensi pemerintah.   “Masyarakat harus dibantu,  tetapi pedagang juga harus untung,”ujarnya.

Setelah tim terpadu itu terbentuk,  selanjutnya akan diupayakan untuk bekerjasama dengan Badan Pengendali Inflasi Daerah (BPID) sesuai dengan arahan pemerintah pusat. (roy/ary)

Baca Juga :  Lomba Yospan dan Wisisi Dibuka, Warisan Budaya Harus Dijaga

Berita Terbaru

Artikel Lainnya