Lebih lanjut, Yunus Wonda menargetkan kawasan Festival Danau Sentani ke depan menjadi destinasi pariwisata permanen, tidak hanya ramai saat festival berlangsung. Dengan konsep tersebut, pelaku usaha kuliner dan produk lokal diharapkan dapat berjualan secara berkelanjutan, bukan hanya saat festival.
“Kita ingin setelah festival selesai, kawasan ini tetap hidup. Kuliner khas tetap ada, UMKM tetap berjalan, sehingga orang datang ke Sentani kapan saja, tidak harus menunggu festival,” katanya.
Terkait jadwal puncak acara, Bupati menyebutkan pelaksanaan akan disesuaikan dengan agenda pariwisata daerah lain, termasuk Festival Lembah Baliem di Wamena, agar tidak terjadi benturan waktu.
“Semua sudah kita koordinasikan. Penentuan tanggal harus tepat karena ada agenda pariwisata nasional dan daerah lain yang juga harus kita hormati,” tambahnya.
Bupati kembali menegaskan kepada seluruh kepala dinas dan kepala distrik di wilayah Sentani untuk bekerja cepat, solid, dan memastikan seluruh persiapan Festival Danau Sentani dapat diselesaikan dengan baik.
“Kuncinya kolaborasi, kerja cepat, dan komunikasi yang baik. Kalau itu kita lakukan, Festival Danau Sentani akan berjalan sukses,” pungkasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q