SENTANI – Di tahun ini sampai Bulan Agustus, ini sudah ada 5 jenazah tanpa identitas yang dimakamkan oleh petugas Pemakaman Bidang Pertamanan dan Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura. Terakhir yang dimakamkan bayi tanpa identitas yang dibuang ibunya saat dilahirkan di daerah BTN Joko Indah Sentani.
“Sampai saat ini sudah ada 5 orang jenazah tanpa identitas yang telah dimakamkan oleh petugas kami, memang jumlah ini meningkat jika dibanding di tahun 2022 lalu yang hanya 2 orang,”ungkap di Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman DLH Kabupaten Jayapura Oktovianus Yepasedanya, Selasa (8/8)kemarin.
Diakui, saat ini baru ada 8 orang petugas pemakaman di DLH yang tugasnya memakamkan orang tanpa identitas dan tidak ada sanak keluarga yang mengakuinya.
Setelah pihak kepolisian memberikan surat dan meminta DLH melalui petugas pemakaman maka, jenazah tanpa identitas tersebut baru bisa dimakamkan. DLH juga berkordinasi dengan Dinas Sosial karena nanti yang membeli peti jenazah dari Dinas Sosial.
“Selain petugas kami membantu memakamkan jenazah tanpa indentitas, kami juga membantu menggali lagi kerangka jenazah yang sudah dikubur untuk dipindahkan ke kampung halaman atau lainnya sesuai permintaan keluarga tinggal menyurat saja dan ini juga telah kami lakukan tahun ini,”jelasnya.
Menurutnya, nanti jika TPU Dosai sudah difungsikan untuk pemakaman maka petugas pemakaman dari DLH tentu akan ditambah lagi untuk pelayanan membantu warga dalam hal penggalian kubur karena memang secara teknis dalam pengelolaan pemakaman nanti akan dilakukan oleh DLH melalui Bidang Pertamanan dan Pemakaman.(dil/ary)