Calon Pemudik Diimbau Pantau Jadwal Penerbangan, dan Datang Lebih Awal ke Bandara
SENTANI – Manajemen Bandara Internasional Sentani mencatat tren positif pada sektor operasional penerbangan menjelang periode mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.
General Manager Bandara Internasional Sentani, I Nyoman Noer Rohim, mengatakan, berdasarkan data trafik terbaru periode Februari 2026, jumlah pergerakan pesawat (take off dan landing) tercatat sebanyak 3.181 pergerakan, dengan rata-rata 114–117 pergerakan per hari.
Sementara itu, rata-rata pergerakan penumpang mencapai 4.218 hingga 4.747 penumpang per hari.
“Jika dibandingkan periode yang sama tahun 2025, terjadi kenaikan sebesar 0,63 persen, dari 3.161 pergerakan pesawat menjadi 3.181 pergerakan pada Februari 2026. Peningkatan ini menunjukkan optimisme pengelola bandara dalam menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini,” katanya dalam rilis, Selasa (3/3).
Diakuinya, peningkatan frekuensi penerbangan menjadi modal utama dalam menjaga kelancaran operasional menjelang Lebaran.
“Kami fokus pada kenaikan frekuensi penerbangan sebagai modal utama kelancaran Lebaran 2026. Dengan rata-rata 114 penerbangan setiap hari selama Februari 2026, kami memastikan kesiapan fasilitas runway, apron, ruang tunggu terminal hingga personel bandara untuk tetap memberikan pelayanan dengan standar keselamatan tinggi serta pelayanan sesuai SOP,” ujarnya.
Frekuensi penerbangan yang tetap tinggi juga memastikan ketersediaan kapasitas kursi (seat capacity) bagi masyarakat yang berencana mudik lebih awal guna menghindari puncak arus penumpang.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik, manajemen Bandara Internasional Sentani akan membuka Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 30 Maret 2026.