Friday, January 30, 2026
25.5 C
Jayapura

Dispar Siap Gelar Pelatihan Tenun dan Sablon

SARMI-Dinas Pariwisata Kabupaten Sarmi dalam waktu dekat akan melaksanakan kegiatan pelatihan tenun dan sablon yang dikhususkan bagi orang asli Papua (OAP). Program ini dirancang sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat lokal dan akan dibiayai menggunakan Dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2025.

Kepala Dinas Pariwisata Sarmi, Fredik Sunuk mengungkapkan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif, khususnya OAP, agar mampu bersaing dan mandiri secara ekonomi.

“Jadi program ini fokus untuk orang asli Papua karena bersumber dari dana otsus,” kata Fredik kepada Cenderawasih Pos, Kamis (17/7).

Fredik menambahkan, pihaknya berharap pelatihan ini bisa segera dilaksanakan dan ditargetkan paling lambat pada bulan Agustus mendatang. Saat ini, pihak terkait tengah mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk pendataan kelompok usaha dan pelaku kreatif di Sarmi yang sudah terdaftar.

Baca Juga :  DWP Kab. Yalimo Gelar Pelatihan Pembuatan Busana Noken

“Pelaku-pelaku usaha yang sudah terdaftar akan kita libatkan. Kami ingin hasil dari pelatihan ini bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tandasnya.(roy).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

SARMI-Dinas Pariwisata Kabupaten Sarmi dalam waktu dekat akan melaksanakan kegiatan pelatihan tenun dan sablon yang dikhususkan bagi orang asli Papua (OAP). Program ini dirancang sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat lokal dan akan dibiayai menggunakan Dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2025.

Kepala Dinas Pariwisata Sarmi, Fredik Sunuk mengungkapkan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif, khususnya OAP, agar mampu bersaing dan mandiri secara ekonomi.

“Jadi program ini fokus untuk orang asli Papua karena bersumber dari dana otsus,” kata Fredik kepada Cenderawasih Pos, Kamis (17/7).

Fredik menambahkan, pihaknya berharap pelatihan ini bisa segera dilaksanakan dan ditargetkan paling lambat pada bulan Agustus mendatang. Saat ini, pihak terkait tengah mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk pendataan kelompok usaha dan pelaku kreatif di Sarmi yang sudah terdaftar.

Baca Juga :  Bupati–Wabup Sarmi Paparkan 100 Hari Kerja di DPRK

“Pelaku-pelaku usaha yang sudah terdaftar akan kita libatkan. Kami ingin hasil dari pelatihan ini bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tandasnya.(roy).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Persipura Dihantam Badai Cedera

Anggaran MRP 2026 Turun Signifikan

Direktur RSUD Abepura Siap Diaudit

Artikel Lainnya