Monday, January 19, 2026
23.4 C
Jayapura

Pemprov Papeg Gelontorkan Rp 36 Miliar Lebih untuk 4.340 UMKM di 8 Kabupaten

Jhon Tabo juga mengimbau agar untuk meningkatkan ekonomi yang perlu dilakukan hanya bekerja dan lakukan yang sederhana saja atau yang ada didepan mata untuk dikembangkan, seperti di Lanny Jaya produksi bawang merah dan bawang putih cukup baik sehingga harus tingkatkan produksinya lagi.

“Kulitas bawang di lanny Jaya sangat baik namun harga jualnya harus turun dan jangan terlalu tinggi rata -rata harga standar Rp 25000 sampai dengan Rp 30.000 per Kg, itu pasti akan dibeli habis, harus malu kalau bawang dari Surabaya dijual sampai ke tolikara, sedangkan bawang di sini kulitas lebih bagus,” bebernya.

Disisi lain ada juga usaha kopi yang menjadi primadona di wilayah Papua Pegunungan, tentunya dari sisi bisnis sangat menjanjikan, oleh karena itu daerah penghasil kopi perlu untuk meningkatkan produksinya, sehingga petani harus bekerja karena uang ada tanah ini, jangan malas karena orang malas yang menjadi miskin.

Baca Juga :  Pesawat Nadi Trasportasi Masyarakat Papua Pegunungan

Gubernur juga berpesan kepada intelektual untuk ambil bagian dalam bekerja, dan tidak hanya mengkritik saja, jangan belajar hanya mengkritik tapi belajar untuk bekerja keras, oleh karena itu program ini dipadukan dengan budaya agar bisa belajar kehidupan pasar yang bisa menghasilkan ekonomi yang baik.(jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Jhon Tabo juga mengimbau agar untuk meningkatkan ekonomi yang perlu dilakukan hanya bekerja dan lakukan yang sederhana saja atau yang ada didepan mata untuk dikembangkan, seperti di Lanny Jaya produksi bawang merah dan bawang putih cukup baik sehingga harus tingkatkan produksinya lagi.

“Kulitas bawang di lanny Jaya sangat baik namun harga jualnya harus turun dan jangan terlalu tinggi rata -rata harga standar Rp 25000 sampai dengan Rp 30.000 per Kg, itu pasti akan dibeli habis, harus malu kalau bawang dari Surabaya dijual sampai ke tolikara, sedangkan bawang di sini kulitas lebih bagus,” bebernya.

Disisi lain ada juga usaha kopi yang menjadi primadona di wilayah Papua Pegunungan, tentunya dari sisi bisnis sangat menjanjikan, oleh karena itu daerah penghasil kopi perlu untuk meningkatkan produksinya, sehingga petani harus bekerja karena uang ada tanah ini, jangan malas karena orang malas yang menjadi miskin.

Baca Juga :  Pemprov Papua Pegunungan Finalisasi Draf Analisis Pembangunan 2200 Rumah

Gubernur juga berpesan kepada intelektual untuk ambil bagian dalam bekerja, dan tidak hanya mengkritik saja, jangan belajar hanya mengkritik tapi belajar untuk bekerja keras, oleh karena itu program ini dipadukan dengan budaya agar bisa belajar kehidupan pasar yang bisa menghasilkan ekonomi yang baik.(jo/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya